Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kesenjangan Ekonomi di AS Semakin Lebar Antara Kaya dan Miskin

Di Amerika Serikat, saat ini terdapat dua kondisi ekonomi yang berjalan berbeda. Satu sisi, kalangan orang kaya dan orang tua merasa ekonomi sedang dalam kondisi baik. Mereka masih belanja dengan bebas, dan nilai tabungan serta rumah mereka semakin meningkat. Banyak dari mereka yang mendapatkan pinjaman rumah dengan bunga rendah, yaitu sekitar 3%. Meski ada kekhawatiran tentang kecerdasan buatan yang mungkin mempengaruhi pekerjaan mereka di masa depan, saat ini posisi mereka relatif aman.

Namun di sisi lain, banyak warga Amerika lain yang mengalami kemunduran ekonomi. Pertumbuhan pendapatan mereka, terutama yang berpenghasilan rendah, sudah melambat bahkan berhenti. Mereka mulai mengurangi pengeluaran dan ada yang kesulitan mencari pekerjaan. Tingkat pengangguran di kalangan orang Afrika-Amerika dan pemuda juga meningkat. Harga rumah dan sewa rumah semakin mahal, sehingga banyak orang kesulitan memiliki tempat tinggal.

Meskipun dulu ada masa di mana pekerja berpenghasilan rendah mendapatkan kenaikan gaji lebih cepat dari yang berpenghasilan tinggi, kini tren itu berubah. Data menunjukkan bahwa sejak awal tahun, orang berpenghasilan tinggi mendapatkan keuntungan besar dari kenaikan pendapatan mereka. Kesenjangan ini menyebabkan dua dunia berbeda dalam kehidupan warga Amerika.

Menurut data dari Moody’s Analytics, 10% orang terkaya di AS yang penghasilannya sekitar 250 juta rupiah per bulan atau lebih, kini menghabiskan lebih banyak uang dari sebelumnya. Mereka menyumbang hampir setengah dari total pengeluaran negara di kuartal kedua, meningkat dari sekitar 45% sepuluh tahun lalu.

Situasi ini memperlihatkan bahwa ketimpangan kekayaan dan pendapatan di AS semakin dalam, dan menciptakan realitas yang sangat berbeda antara orang kaya dan orang miskin. Perbedaan ini tidak hanya terlihat dari kekayaan dan pengeluaran, tetapi juga dari peluang dan kehidupan sehari-hari warga negara tersebut.

library_books Wsj