Di tengah slogan efisiensi yang sering didengungkan, pemerintah rezim Prabowo justru menunjukkan kenyataan yang bertentangan. Banyaknya kementerian baru dan penambahan jabatan wakil menteri membuat kabinet semakin besar dan boros. Ini bertolak belakang dengan prinsip efisiensi, yang seharusnya membuat pemerintahan menjadi lebih ramping dan efektif.
Salah satu program yang menambah masalah adalah Program Makan Bergizi Gratis. Program ini bertujuan membantu rakyat yang kekurangan makanan bergizi, tetapi kenyataannya malah mempengaruhi keuangan negara. Dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan layanan lain, jadi terpakai untuk program ini. Akibatnya, dana transfer ke pemerintah daerah pun dipangkas.
Pemerintah daerah kini harus mencari jalan keluar sendiri. Mereka menaikkan pajak agar bisa memenuhi kebutuhan rakyatnya. Tapi, yang paling dirugikan dari semua ini adalah rakyat kecil. Mereka adalah orang yang setiap hari berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mereka tidak merasakan manfaat dari kebijakan ini, malah harus menanggung beban tambahan.
Dengan kondisi ini, masyarakat bertanya-tanya, apakah pemerintah benar-benar mengurus rakyatnya atau justru membuat masalah baru? Banyak yang berharap pemerintah bisa kembali ke prinsip efisiensi dan memperhatikan kebutuhan rakyat kecil yang selama ini sering terlupakan.
kabinet membengkak program makan gratis efisiensi rakyat kecil anggaran negara pajak