Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pengangguran di AS Meningkat, Tantangan Bagi Pekerja Kulit Hitam

Di Amerika Serikat, tingkat pengangguran secara umum tetap rendah, hanya 4,2%. Namun, kenyataannya berbeda bagi pekerja kulit hitam. Pengangguran mereka naik menjadi 7,2%, angka tertinggi sejak Oktober 2021, saat pasar tenaga kerja masih pulih dari pandemi. Angka ini menjadi tanda peringatan bahwa kondisi pasar kerja sedang memburuk dan berisiko mengurangi keuntungan yang sudah diperoleh pekerja kulit hitam selama dan setelah pandemi.

Peningkatan pengangguran ini terlihat jelas bagi pekerja kulit hitam yang memiliki pendidikan perguruan tinggi maupun yang tidak. Ini terjadi bersamaan dengan perlambatan ekonomi secara umum, yang menyebabkan banyak pekerja kehilangan pekerjaan selama berbulan-bulan. Menurut para ekonom, pekerja kulit hitam paling terdampak karena mereka seringkali bekerja di pekerjaan dengan keterampilan rendah dan posisi tingkat bawah, yang lebih rentan terhadap PHK.

Selain itu, diskriminasi lama yang mereka alami di pasar kerja menjadi semakin nyata saat kondisi ekonomi memburuk. Pekerja kulit hitam juga lebih sering bekerja di posisi yang lebih rendah dan lebih kecil kemungkinannya untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik jika terjadi perlambatan ekonomi.

Kenaikan pengangguran ini juga terlihat di kalangan lulusan perguruan tinggi kulit hitam. Salah satu penyebabnya mungkin adalah pemotongan pekerjaan di lembaga pemerintah, yang memiliki porsi besar pekerja kulit hitam. Banyak dari mereka yang kehilangan pekerjaan akibat pengurangan tenaga kerja di sektor ini.

Contohnya adalah Kirsten Bradford, seorang wanita berusia 29 tahun dari Dallas. Ia kehilangan pekerjaan tetap di sebuah lembaga sosial sejak Januari lalu. Meskipun telah melamar ratusan pekerjaan, hasilnya nihil, hanya mendapatkan beberapa wawancara dan tidak ada yang berhasil. Untuk mencari penghasilan, Kirsten berkeliling Dallas, mengunjungi banyak cabang bank untuk membagikan resume dan mencoba mendapatkan pekerjaan di bidang perbankan. Saat ini, pekerjaan yang ia dapatkan hanyalah membantu pelanggan memilih produk di toko Bath & Body Works dengan gaji sekitar 14 dolar per jam. Ia dan anaknya yang berusia 8 tahun baru saja kembali tinggal bersama orang tua, sementara ia juga harus menghadapi tagihan dan utang pendidikan sekitar 100.000 dolar.

library_books Wsj