Pada tanggal 31 Agustus 2015, Angela Merkel, mantan Kanselir Jerman, mengatakan kalimat yang sangat terkenal: "Wir schaffen das," yang berarti "Kami bisa melakukannya." Pernyataan ini dibuat saat dia menyatakan dukungannya terhadap orang-orang pengungsi yang datang ke Jerman dari berbagai negara, terutama dari Suriah.
Sepuluh tahun kemudian, jumlah pengungsi yang tinggal di Jerman terus bertambah. Menurut data dari Badan Statistik Jerman, pada akhir tahun 2024, ada sekitar 3,3 juta orang yang mengajukan perlindungan di negara tersebut. Dari mereka, sekitar sepertiga berasal dari Ukraina, terutama setelah perang dimulai di negara itu pada tahun 2022.
Selain Ukraina, pengungsi dari Suriah, Afghanistan, Irak, dan Turki juga banyak tinggal di Jerman. Mereka bersama-sama membentuk hampir 75 persen dari semua pengungsi yang ada di sana.
Banyak dari pengungsi ini telah mendapatkan status perlindungan dan berusaha mulai hidup baru. Data menunjukkan bahwa dari pengungsi yang datang antara tahun 2014 sampai 2016, lebih dari setengahnya (52 persen) mendapat perlindungan resmi. Sekitar 17,7 persen telah menjadi warga negara Jerman melalui proses naturalisasi, dan 14 persen kembali ke negara asalnya.
Selain itu, ada kabar baik tentang pekerjaan. Menurut studi dari Institut untuk Pasar Kerja dan Pelatihan Kerja di Jerman, mayoritas pengungsi yang datang sejak 2015 bekerja. Tahun lalu, 64 persen dari mereka yang berusia antara 15 tahun sampai usia pensiun memiliki pekerjaan tetap. Angka ini sedikit lebih rendah dari tingkat pekerjaan di kalangan masyarakat umum yang mencapai 70 persen.
Namun, ada perbedaan besar antara pria dan wanita. Hanya 35 persen wanita pengungsi yang bekerja, menunjukkan tantangan yang lebih besar bagi perempuan dalam mencari pekerjaan di negara baru.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa meskipun banyak pengungsi menghadapi tantangan, mereka juga berusaha keras untuk membangun hidup baru di Jerman. Pernyataan Merkel "Kami bisa melakukannya" tetap menjadi inspirasi bahwa dengan dukungan dan kerja keras, segala sesuatu mungkin terjadi.
pengungsi Jerman Merkel 10 tahun statistik Ukraine Syria pekerjaan