Di kota pelabuhan Tianjin, China, pertemuan besar dari Shanghaier Organization for Cooperation (SOZ) akan dimulai hari Minggu. Organisasi ini adalah forum bagi banyak negara di Asia dan sekitarnya untuk berdiskusi dan bekerja sama dalam berbagai bidang. Lebih dari 20 pemimpin negara dan pemerintahan akan hadir, termasuk beberapa negara yang hanya sebagai pengamat dan mitra dialog, seperti Turki yang diwakili Presiden Recep Tayyip Erdoğan.
Menurut Dylan Loh, seorang ilmuwan politik dari Universitas Nanyang di Singapura, kehadiran banyak negara ini menunjukkan bahwa China semakin berpengaruh di dunia. Ia mengatakan bahwa China dan Rusia memanfaatkan organisasi ini untuk memperkuat hubungan mereka dengan negara-negara di Asia Tengah dan sebagai tandingan terhadap kelompok negara Barat seperti NATO.
Ini adalah pertemuan terbesar sejak organisasi ini didirikan tahun 2001. Setelah acara ini, China akan mengadakan parade militer besar di Beijing untuk memperingati 80 tahun kemenangan atas Jepang di Perang Dunia II. Banyak pemimpin dunia seperti Vladimir Putin dari Rusia, Kim Jong Un dari Korea Utara, dan Min Aung Hlaing dari Myanmar akan hadir dalam parade tersebut.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa China semakin aktif dan berperan penting di panggung internasional. Organisasi seperti SOZ menjadi alat bagi China untuk memperkuat posisinya dan memperluas pengaruhnya di kawasan dan dunia.
Tianjin SOZ China Rusia geopolitik KTT internasional Asia negara non-western