Situasi di Gaza semakin memburuk. Komisaris Jenderal UN, Philippe Lazzarini, menyebut kelaparan yang melanda Gaza sebagai ‘bencana terakhir’ yang menimpa wilayah yang sedang diserang dan diblokade. Ia menggambarkan keadaan di Gaza sebagai ‘Neraka dalam segala bentuknya’. Menurut Lazzarini, kejadian ini adalah pengulangan dari tragedi yang pernah terjadi di masa lalu, yang seharusnya tidak terulang lagi.
Lazzarini juga mengingatkan bahwa slogan ‘Never Again’ yang berarti ‘Tidak Akan Terulang’ seharusnya menjadi kenyataan, bukan sekadar kata-kata. Ia mengatakan, ‘Ini akan menghantui kita semua. Penolakan dan pembiaran adalah bentuk dehumanisasi yang paling keji.’
Ia mendesak pemerintah Israel untuk tidak lagi mempromosikan narasi yang berbeda dan segera membuka akses bagi organisasi kemanusiaan untuk membantu warga Gaza. Selain itu, ia meminta agar jurnalis asing diberi izin meliput situasi di Gaza agar dunia bisa memahami keadaan yang sebenarnya.
Lazzarini juga menegaskan bahwa setiap jam sangat berharga. Ia menutup dengan seruan mendesak, ‘Buka pintu-pintu bantuan. Hentikan serangan. Gencatan senjata sekarang!’ Seruan ini muncul karena kondisi kemanusiaan di Gaza semakin kritis dengan banyak warga yang tidak mendapatkan bantuan makanan, air bersih, dan layanan medis akibat blokade yang dilakukan oleh Israel.
Perkembangan ini menunjukkan pentingnya perhatian internasional terhadap krisis kemanusiaan di Gaza. Dunia diharapkan dapat segera bertindak untuk menghentikan penderitaan warga yang terjebak dalam konflik ini.
Gaza kelaparan bantuan kemanusiaan Israel blokade perdamaian UN