Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pengadilan Tingi India Batalkan Perintah Pindahkan Anjing Liar di New Delhi

Pengadilan Tinggi India telah mengubah keputusannya terkait pengelolaan anjing liar di ibukota negara, New Delhi. Sebelumnya, pengadilan memerintahkan agar semua anjing liar dipindahkan secara permanen ke tempat penampungan. Namun, pada hari Jumat, pengadilan memutuskan bahwa anjing-anjing tersebut harus dikembalikan ke lingkungan tempat mereka sebelumnya tinggal setelah mereka disterilkan dan divaksin.

Selain itu, pengadilan juga menginstruksikan pembuatan area makan khusus untuk anjing di seluruh kota. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa hewan-hewan tersebut tetap mendapatkan makanan, sekaligus mengendalikan populasi mereka secara manusiawi.

Kelompok yang peduli terhadap kesejahteraan hewan sempat mengajukan banding terhadap keputusan sebelumnya yang dibuat pada 11 Agustus. Mereka berargumen bahwa langkah tersebut terlalu keras dan bisa menyebabkan masalah baru.

Keputusan pengadilan ini juga menegaskan bahwa aturan baru tidak berlaku bagi anjing yang terinfeksi rabies atau yang menunjukkan perilaku agresif. Data dari rumah sakit menunjukkan bahwa selama periode Januari hingga Juli 2025, ada sekitar 49 kasus rabies di New Delhi, walaupun tidak semua disebabkan oleh gigitan anjing.

Populasi anjing liar di kota ini diperkirakan mencapai antara 500.000 sampai 1 juta ekor. Angka ini menunjukkan pentingnya penanganan yang manusiawi dan terencana agar keseimbangan antara manusia dan hewan tetap terjaga.

Pengelolaan anjing liar yang baik sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit seperti rabies dan mengurangi kecelakaan gigitan, terutama yang melibatkan anak-anak. Dengan kebijakan baru ini, diharapkan situasi di kota menjadi lebih aman dan manusiawi bagi semua pihak.

library_books Dwnews