Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Wali Kota Madiun Dorong Pendidikan dan Pembinaan Narapidana saat HUT RI ke-80

Pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Madiun, pemerintah setempat memberikan perhatian khusus kepada warga binaan pemasyarakatan. Sebanyak 848 narapidana dari dua lembaga pemasyarakatan di Madiun mendapatkan remisi, termasuk 9 narapidana yang langsung bebas dari Lapas Kelas I Madiun. Selain itu, 596 narapidana dari Lapas Pemuda Kelas IIA juga menerima remisi umum dan remisi dasawarsa.

Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, hadir secara langsung untuk menyerahkan remisi dan memberikan motivasi kepada para narapidana pada hari Minggu, 17 Agustus. Acara berlangsung di Lembaga Permasyarakatan Kelas 1 Madiun. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa melakukan kesalahan adalah hal manusiawi, namun yang penting adalah bagaimana seseorang belajar dari kesalahan itu dan berusaha memperbaiki diri.

"Orang itu pasti pernah salah, salah itu boleh, tapi jangan salah terus. Hukuman yang sudah dijalani adalah pengalaman berharga. Remisi ini saya harap menjadi pintu untuk kehidupan yang lebih baik ke depan," kata Wali Kota Maidi.

Selain memberikan remisi, beliau juga menekankan pentingnya pembinaan sebagai jalan menuju perubahan positif. Wali Kota mengumumkan kebijakan baru berupa pemberian beasiswa pendidikan kepada narapidana yang menunjukkan prestasi. Ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk mengubah masa depan dan membantu narapidana menjadi pribadi yang lebih baik.

"Semua hak beasiswa untuk narapidana saya siapkan. Harapan saya, dengan kuliah dan menuntut ilmu, kesalahan di masa lalu bisa terhapus. Orang tua akan bangga, dan narapidana bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula peluangnya untuk menjaga diri dari kesalahan yang sama," jelasnya.

Dengan motivasi dan kebijakan ini, Wali Kota berharap remisi bukan hanya pengurangan hukuman, tetapi juga awal dari perubahan besar dalam hidup narapidana. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Lapas dan berharap agar semakin banyak narapidana yang mendapatkan kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri.

"Terima kasih Kepala Lapas, hari ini ada remisi. Harapan saya yang di sini semakin sedikit yang dikeluarkan, semakin banyak yang mendapatkan peluang untuk berubah," tuturnya. Perayaan ini menunjukkan komitmen pemerintah kota Madiun dalam mendukung pendidikan dan pembinaan warga binaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan peluang yang lebih baik.

library_books Pemkotmadiun