Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyatakan bahwa negaranya tidak akan menyerah di wilayah Donbas. Ia menegaskan bahwa jika Ukraina mundur dari Donbas, wilayah tersebut akan menjadi tempat yang memungkinkan Rusia untuk melakukan serangan besar-besaran. Zelenskyy menambahkan bahwa masalah wilayah harus dibahas setelah Rusia setuju untuk menghentikan serangan, yang disebut sebagai gencatan senjata.
Zelenskyy berbicara menjelang pertemuan puncak antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang akan berlangsung di Alaska pada hari Jumat. Ia juga akan mengikuti tiga panggilan video penting pada hari Rabu. Pertemuan tersebut diadakan oleh Kanselir Jerman, Friedrich Merz, dan akan melibatkan pemimpin-pemimpin dari berbagai negara Eropa.
Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina tidak akan mengalah dan tetap berkomitmen untuk mempertahankan wilayahnya, terutama Donbas yang menjadi salah satu pusat konflik. Ia menjelaskan bahwa wilayah tersebut sangat strategis dan penting untuk keamanan negara. Sementara itu, situasi di wilayah Donbas masih memanas, dan dunia terus menantikan perkembangan terbaru dari konflik ini.
Ukraina Zelenskyy Donbas Rusia konflik perang perdamaian Ukraina-Rusia