Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

EU Kecam Pembunuhan 5 Jurnalis Al Jazeera di Gaza

Uni Eropa mengutuk keras pembunuhan lima jurnalis dari Al Jazeera yang terjadi saat serangan udara Israel di Gaza. Kejadian ini terjadi di luar Rumah Sakit al-Shifa di Gaza City. Salah satu jurnalis yang terbunuh adalah Anas al-Sharif, yang dikenal sebagai wartawan dari Al Jazeera.

Kaja Kallas, pemimpin kebijakan luar negeri Uni Eropa, menyatakan bahwa pihak UE sangat menyesalkan kejadian ini. Dia menyampaikan bahwa setelah pertemuan para menteri luar negeri secara daring, mereka sepakat mengecam tindakan tersebut. Menurutnya, EU meminta bukti yang jelas dari Israel jika mereka menuduh Sharif sebagai pemimpin sel teroris Hamas.

Israel sebelumnya menuduh Sharif memimpin kelompok teroris Hamas, tetapi Sharif dan Al Jazeera membantah tuduhan tersebut. Bahkan, Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) pada bulan Juli lalu menuntut perlindungan bagi Sharif setelah ada pernyataan dari juru bicara militer Israel yang menyebutkan tuduhan itu.

CPJ mengkritik Israel karena sering menuduh jurnalis sebagai militan tanpa bukti yang kredibel. Mereka mengingatkan bahwa hukum internasional menyatakan bahwa hanya tentara aktif yang boleh menjadi target dalam peperangan.

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan jurnalis yang meliput konflik di Gaza. Banyak yang berharap agar semua pihak menghormati hak-hak wartawan dan mengedepankan keadilan serta kejelasan bukti dalam setiap tuduhan.

library_books Middleeasteye