Gaza tampak sangat hancur dan rata dengan tanah akibat serangan dan konflik yang berlangsung. Namun, jumlah pasti kerusakan dan korban jiwa masih belum diketahui secara pasti. Pemerintah setempat yang dikelola oleh Hamas mengeluarkan data harian tentang jumlah kematian, tetapi banyak orang meragukan keakuratan data tersebut karena akses ke wilayah terbatas. Wartawan asing juga tidak diperbolehkan masuk ke Gaza kecuali mereka bergabung dengan pasukan Israel, sehingga sulit mendapatkan informasi langsung dari lapangan.
Karena sulitnya akses ini, para peneliti independen menggunakan teknologi satelit, survei, dan catatan publik untuk memperkirakan apa yang telah hilang dan rusak. Mereka mencoba mengumpulkan data dari jarak jauh agar bisa memahami seberapa parah kerusakan yang terjadi.
Gambar yang diambil dari satelit menunjukkan banyak bangunan dan infrastruktur yang hancur. Data dari satelit ini membantu para peneliti dan organisasi kemanusiaan memperkirakan jumlah korban dan tingkat kerusakan secara lebih objektif. Meskipun tidak semua data lengkap, gambaran dari satelit dan survei menunjukkan bahwa situasi di Gaza sangat memprihatinkan.
Baca lebih lengkap tentang data dan temuan terbaru dari para peneliti ini melalui tautan yang tersedia di bio kami. Penting untuk memahami bahwa situasi di Gaza masih sangat dinamis dan penuh ketidakpastian, tetapi upaya untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas terus dilakukan untuk membantu pengungsi dan korban yang membutuhkan bantuan.
Gaza kerusakan korban jiwa satelit konflik