PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, mengumumkan revisi terhadap target pendapatannya untuk tahun 2025. Sebelumnya, perusahaan ini menargetkan pertumbuhan pendapatan dengan angka di kisaran low single digit. Namun, setelah melihat performa keuangan selama semester pertama tahun ini, Telkom memutuskan untuk mengubah proyeksinya menjadi tidak mengalami pertumbuhan, alias flat.
Perubahan ini juga mempengaruhi target margin EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) yang sebelumnya diperkirakan mencapai 50–52 persen. Kini, target margin EBITDA tersebut direvisi menjadi sekitar 50 persen. Angka ini tidak jauh berbeda dengan margin EBITDA pada semester I-2025 yang tercatat sebesar 49,5 persen.
Kinerja perusahaan selama semester pertama memang menunjukkan adanya penurunan. Hal ini menjadi alasan utama Telkom merevisi target pendapatan dan margin EBITDA mereka. Dengan kondisi ini, para investor dan analis memperhatikan bagaimana perkembangan saham perusahaan ini ke depannya.
Revisi target ini menandai perubahan strategi dan harapan perusahaan di tengah tantangan ekonomi dan persaingan yang semakin ketat di industri telekomunikasi. Meski begitu, perusahaan tetap optimis untuk menjaga kestabilan dan melakukan berbagai langkah strategis agar tetap kompetitif.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai situasi keuangan dan analisis saham Telkom, Anda bisa mengunjungi situs IDX Channel melalui link di bio mereka. Dengan langkah ini, diharapkan para investor bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang prospek saham Telkom di masa mendatang.
Telkom pendapatan tahun 2025 kinerja EBITDA saham