Pada hari Jumat, CEO AT&T, John Stankey, mengirimkan surat panjang kepada semua manajer perusahaan untuk menyampaikan pesan penting kepada seluruh karyawan. Dalam surat tersebut, dia menyatakan bahwa perusahaan mengharapkan karyawan untuk kembali bekerja di kantor sebanyak lima hari dalam seminggu, sesuai kebijakan yang telah diberlakukan selama tujuh bulan terakhir.
Stankey mengatakan bahwa dia tidak terkejut dengan penurunan tingkat keterlibatan karyawan yang dilaporkan sendiri oleh para pekerja. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari proses perusahaan yang sedang melakukan berbagai perubahan besar.
Dalam surat tersebut, CEO menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama adalah membantu para karyawan memahami di mana harapan profesional mereka mungkin tidak sesuai lagi dengan arah strategis perusahaan. Dengan kata lain, perusahaan ingin memastikan bahwa seluruh tim bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.
Stankey juga menyampaikan bahwa perusahaan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas bagi mereka yang tidak mau mengikuti kebijakan ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan sangat bergantung pada komitmen dan kerjasama seluruh karyawan.
Surat ini menjadi sinyal bahwa AT&T sangat serius dalam menjalankan kebijakan kembalinya ke kantor, meskipun secara tidak langsung mengingatkan bahwa ada konsekuensi bagi yang tidak mengikuti aturan. Banyak pekerja di perusahaan ini harus menyesuaikan diri dan menunjukkan dedikasi mereka agar tetap bisa berkontribusi di perusahaan.
Kebijakan ini juga menimbulkan berbagai reaksi di kalangan pekerja dan pengamat bisnis. Ada yang setuju karena merasa bahwa kembali ke kantor dapat meningkatkan kolaborasi dan produktivitas. Namun, ada juga yang merasa keberatan karena harus meninggalkan fleksibilitas bekerja dari rumah.
CEO John Stankey menegaskan bahwa perusahaan akan terus melakukan evaluasi dan berharap semua karyawan dapat bekerja sama demi keberhasilan AT&T di masa mendatang.
AT&T CEO karyawan kembali ke kantor manajemen pekerjaan perusahaan