Pemerintah Kota Batu telah menyusun 15 program prioritas yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan. Program-program ini diumumkan dalam sebuah pertemuan besar yang berlangsung di Hotel Aston Inn, Kota Batu, pada hari Senin, 4 Agustus 2025. Acara ini bertema "Membangun Kolaborasi Memperkuat Sinergi Dalam Mewujudkan Target Kinerja APBD Tahun 2025 dan Rencana Kinerja Tahun 2026 untuk Pencapaian Visi Misi Mbatu Sae".
Wali Kota Batu, Nurochman, memberikan arahan strategis dalam forum tersebut. Ia menegaskan bahwa fokus utama pemerintah adalah memperluas akses layanan kesehatan hingga ke tingkat desa melalui Dinas Kesehatan. Selain itu, bidang pendidikan juga mendapatkan perhatian besar, dengan dana sebesar Rp 1,8 miliar dialokasikan untuk program beasiswa bagi 1.000 sarjana. Dari 284 pendaftar, sebanyak 214 calon mahasiswa lolos seleksi administrasi.
Dalam bidang lingkungan, pemerintah berencana membangun kawasan industri pengelolaan sampah dan Spiritual Botanical Garden. Kebun ini akan menggabungkan konservasi alam dengan nilai-nilai religius, sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan hidup.
Bagi masyarakat yang kurang mampu dan non-usaha, pemerintah menyediakan subsidi air bersih. Selain itu, sekitar 911 tempat ibadah di kota ini juga akan mendapatkan subsidi listrik, sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan spiritual masyarakat.
Di bidang olahraga, Pemkot Batu akan mengoptimalkan penggunaan Stadion Gelora Brantas dan mengembangkan standarisasi GOR Gajahmada agar dapat digunakan untuk event berskala nasional. Mereka juga akan memperkuat fungsi hutan kota "Bondas" sebagai penyangga ekologis dan merencanakan pembangunan Batu Sports Center.
Dalam bidang kebudayaan dan kesenian, pemerintah berencana mengembangkan Batu ArtPreneur yang akan menjadi pusat seni dan ekonomi kreatif. Selain itu, juga akan dibangun SMK Kesenian atau menambah Program Studi Kesenian melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Selain sektor-sektor tersebut, pemerintah kota berencana membangun Mall UMKM dan PKL serta menata ulang kawasan Alun-Alun. Sistem parkir terintegrasi di Kelurahan Sisir juga akan dikembangkan untuk mendukung kelancaran lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.
Semua program ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan mewujudkan visi "Mbatu Sae" yang diusung oleh Wali Kota Nurochman dan Wakil Wali Kota Heli. Dengan berbagai langkah strategis ini, Kota Batu berharap menjadi kota yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis di masa depan.
Pemerintah Kota Batu program prioritas pembangunan visi Mbatu Sae sektor kesehatan pendidikan lingkungan olahraga budaya