Pada tanggal 8 Agustus 2025, akan diadakan pemutaran dan diskusi film dokumenter berjudul "Tambang Emas ra Ritek" di Memory Jingga Coffee, Telang, Trenggalek. Acara ini dimulai pada pukul 19.00 WIB dan akan diakhiri ketika semua peserta selesai berdiskusi.
Film ini bukan hanya sekadar tontonan, melainkan juga merupakan arsip perlawanan dari suara warga Trenggalek yang menolak eksploitasi tambang emas. Dalam film ini, penonton akan diajak untuk menyelami keberanian warga yang mempertahankan tanah, air, dan udara mereka dari ancaman tambang. Kisah nyata yang disajikan dalam film ini mengingatkan kita bahwa ruang hidup harus dijaga, bukan dijadikan komoditas.
Dalam acara ini, akan ada pemantik diskusi yang terdiri dari Bowni dari WALHI Jawa Timur dan Agiel, seorang mahasiswa asal Iran. Diskusi akan dipandu oleh Yumma, seorang mahasiswi Pertanian dari Universitas Trunojoyo Madura. Mereka akan membahas tentang pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan dan solidaritas dalam melawan eksploitasi sumber daya alam.
Selain pemutaran film dan diskusi, acara ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan khusus dari beberapa musisi, seperti TANASAGHARA dan Menjelang Hilang. Penampilan ini diharapkan dapat menambah suasana dan memberikan inspirasi kepada semua yang hadir.
Acara ini mengajak semua orang untuk hadir, menyimak, dan berdiskusi tentang pentingnya menjaga ruang hidup kita. Perjuangan mempertahankan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab warga Trenggalek, melainkan juga menjadi milik kita semua yang percaya bahwa bumi harus diwariskan dalam keadaan hidup dan bermartabat.
diskusi film dokumenter tambang emas Trenggalek WALHI