Lebih dari 200 seniman dan budayawan Jerman telah mengirimkan surat terbuka kepada Kanselir Jerman, Olaf Merz, untuk mengkritik dukungan penuh pemerintah terhadap Israel. Dalam surat tersebut, para seniman menyatakan bahwa memberikan dukungan tanpa syarat kepada pemerintah Israel saat situasi di Gaza semakin parah tidak sejalan dengan prinsip-prinsip dasar negara Jerman. Mereka menekankan bahwa saat ini Gaza mengalami krisis kemanusiaan yang sangat serius, di mana banyak orang tidak mendapatkan makanan dan perlindungan yang memadai.
Surat tersebut dipublikasikan oleh organisasi non-pemerintah Avaaz dan menyerukan kepada pemerintah Jerman untuk mengambil sikap yang lebih tegas terhadap tindakan pemerintah Israel. Para penandatangan meminta agar pemerintah Jerman menghentikan semua ekspor senjata ke Israel dan menangguhkan perjanjian asosiasi antara Uni Eropa dan Israel. Mereka juga menuntut agar diadakan gencatan senjata segera dan memberikan akses tanpa batas untuk bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Surat tersebut ditandai dengan kalimat "Jangan biarkan Gaza mati, Tuan Merz". Dalam beberapa hari terakhir, Kanselir Merz telah memberikan pernyataan dan mengkritik tindakan pemerintah Israel. Para seniman mengapresiasi pernyataan tersebut, namun mereka menegaskan bahwa hanya dengan kata-kata tidak cukup untuk menyelamatkan nyawa.
Mereka mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Hamas, tetapi mereka juga menekankan bahwa tidak ada kejahatan yang dapat membenarkan penghukuman kolektif terhadap jutaan orang yang tidak bersalah di Gaza. Oleh karena itu, mereka berharap agar Kanselir Merz dapat bertindak tanpa mempertimbangkan kepentingan politik.
"Tuan Merz, Anda adalah salah satu dari sedikit orang yang dapat mendorong Israel untuk mengubah kebijakannya," tulis mereka dalam surat tersebut. Dengan harapan bahwa tindakan nyata akan diambil demi meringankan penderitaan rakyat Gaza.
seniman surat terbuka Jerman Israel Gaza dukungan bantuan