PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) baru saja mengumumkan bahwa mereka mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam layanan transaksi luar negeri. Pertumbuhan ini terjadi melalui fitur QRIS Antar Negara yang terdapat di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Selama lima bulan pertama tahun 2025, jumlah transaksi yang dilakukan menggunakan fitur ini meningkat lebih dari tiga kali lipat. Total transaksi mencapai 141.802 transaksi dengan nilai keseluruhan sebesar Rp49,16 triliun.
M. Ashidiq Iswara, Corporate Secretary Bank Mandiri, menjelaskan bahwa kenaikan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memilih untuk menggunakan kanal pembayaran digital yang dianggap aman, cepat, dan efisien saat mereka bepergian ke luar negeri. “Ini adalah indikator positif yang menunjukkan bahwa masyarakat mulai beralih ke teknologi dalam bertransaksi,” ujarnya.
Peningkatan jumlah transaksi ini juga menunjukkan bahwa aplikasi Livin’ by Mandiri semakin kuat posisinya sebagai aplikasi finansial yang dapat memenuhi kebutuhan nasabah di era mobilitas global. Dengan menggunakan aplikasi ini, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan dengan lebih mudah, terutama saat berada di luar negeri.
“Peningkatan signifikan pada transaksi QRIS Antar Negara mencerminkan akselerasi digitalisasi layanan Bank Mandiri yang fokus menghadirkan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah,” tambah Ossy, sapaan akrab Ashidiq, dalam keterangan resmi yang dikeluarkan pada Kamis, 24 Juli 2025.
Dengan layanan ini, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi dalam layanan perbankan digital agar nasabah dapat merasakan pengalaman yang lebih baik saat bertransaksi, baik di dalam maupun di luar negeri.
Bank Mandiri transaksi QRIS aplikasi Livin’ pertumbuhan