Jakarta - Sehari setelah kematian diplomat muda Arya Daru Pangayunan (ADP), sebuah tas yang diduga miliknya ditemukan di atap gedung Kementerian Luar Negeri. Temuan ini menambah misteri seputar kejadian yang menimpa Arya.
Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menjelaskan bahwa tas tersebut ditemukan oleh tim penyelidik pada tanggal 9 Juli. "Tas itu ditemukan di rooftop (atap). Kalau berdasarkan keterangan dari tim penyelidik, itu satu hari setelah tanggal 8 Juli, setelah korban ditemukan," ungkap Reonald.
Di dalam tas tersebut, ditemukan beberapa barang penting seperti laptop, pakaian, dan juga obat-obatan. Namun, Reonald menambahkan bahwa pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai jenis obat-obatan yang ditemukan, karena hal tersebut bersifat privasi.
Penemuan tas ini tentunya menjadi bagian dari penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian. Kasus kematian Arya Daru Pangayunan hingga saat ini masih menjadi perhatian publik dan media, mengingat statusnya sebagai staf Kementerian Luar Negeri.
Pihak kepolisian berharap dapat segera menemukan titik terang dari kasus ini. Masyarakat juga diharapkan dapat bersabar menunggu hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.
Dengan adanya penemuan ini, diharapkan semua pihak terkait dapat bekerja sama untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada Arya Daru. Kasus ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
tas diplomat Arya Daru Kementerian Luar Negeri Polda Metro Jaya