Kota Les Sables d'Olonne, yang terletak di wilayah Vendée di pantai Atlantik Prancis, baru-baru ini mengumumkan peraturan baru terkait pakaian. Menurut unggahan di Facebook oleh Wali Kota Yannick Moreau, mereka akan mengenakan denda hingga 150 Euro bagi orang-orang yang berjalan di kota tersebut dalam keadaan "setengah telanjang".
Wali Kota Moreau menyatakan ketidakpuasannya terhadap pria-pria yang berjalan tanpa mengenakan atasannya. Ia menilai perilaku tersebut tidak pantas dan mengungkapkan, "Ini adalah tentang menghormati penduduk setempat yang tidak ingin melihat orang-orang setengah telanjang berjalan di kota mereka." Ia juga menekankan pentingnya aturan ini untuk menjaga kebersihan di pasar, toko-toko, dan jalan-jalan di kota tersebut.
Lebih lanjut, Moreau meminta pihak kepolisian setempat untuk memastikan bahwa peraturan ini dipatuhi oleh semua orang. Sanksi serupa juga diterapkan di Arcachon, sebuah kota wisata lainnya di pantai barat Prancis, yang juga memberlakukan denda 150 Euro bagi siapa saja yang berjalan tanpa pakaian.
Di daerah selatan Prancis, kota La Grande-Motte juga mengambil langkah serupa dengan menetapkan denda 150 Euro untuk pakaian yang tidak pantas di seluruh kota, kecuali di pantai ataupun di jalur promenadenya.
Langkah-langkah ini tidak hanya terjadi di Prancis. Di Spanyol, khususnya di kota Malaga, pihak berwenang mengumumkan bahwa siapa saja yang terlihat tanpa pakaian atau hanya mengenakan pakaian dalam di tempat umum dapat dikenakan denda hingga 750 Euro.
Regulasi ini menunjukkan upaya pemerintah setempat untuk meningkatkan perilaku para pengunjung dan menjaga kenyamanan serta kebersihan di lingkungan publik. Dengan adanya peraturan ini, diharapkan masyarakat dan wisatawan dapat menghargai norma-norma yang ada dan menciptakan suasana yang lebih baik di tempat-tempat umum.
Les Sables d'Olonne denda pakaian Prancis kebersihan