Memasuki bulan Agustus, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan bersiap menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini terutama berlaku di daerah rawan seperti lereng Gunung Lawu dan Gunung Bancak.
Peringatan ini sesuai dengan imbauan dari Kementerian Kehutanan. Mereka menyatakan bahwa sepuluh hari pertama bulan Agustus merupakan fase paling kering dalam musim kemarau tahun ini. Dengan curah hujan yang rendah dan suhu yang tinggi, risiko terjadinya karhutla meningkat secara signifikan.
Menurut Eka Wahyudi, S.Sos, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, puncak musim kemarau diperkirakan akan berlangsung dari bulan Agustus hingga November. Meski begitu, kemarau kali ini terbilang pendek dan ada kemungkinan mengalami anomali kemarau basah.
"Kemarau basah adalah fenomena yang terjadi akibat adanya siklon tropis. Sistem ini dapat menarik uap air dari lautan ke daratan, sehingga hujan bisa turun meskipun sedang musim kemarau. Hal ini membuat pemetaan ancaman kebakaran menjadi sulit karena cuaca yang tidak stabil," jelas Eka.
Untuk mengantisipasi potensi kebakaran, BPBD Magetan akan menggelar rapat koordinasi. Rapat ini akan melibatkan seluruh unsur Satgas Pengendalian Karhutla, termasuk Bupati, Forkopimda, Forkopimca, serta pemangku wilayah di kawasan rawan.
"Rapat ini sangat penting agar ada kesatuan langkah di lapangan. Kami berharap ada arahan langsung dari Bupati atau Forkopimda yang bisa menjadi dasar edukasi bagi masyarakat," tambah Eka.
Tidak hanya melalui forum, BPBD juga berencana untuk melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat, terutama kepada para penggarap lahan di lereng gunung. Edukasi akan difokuskan pada bahaya membuka lahan dengan cara membakar, serta cara-cara untuk mencegah kebakaran alami akibat tumpukan daun kering atau gesekan ranting.
Pemasangan papan peringatan dan himbauan juga akan dilakukan di sejumlah titik rawan karhutla. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kewaspadaan warga agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan di wilayah mereka.
BPBD Magetan kebakaran hutan musim kemarau