Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Galaksi Bimasakti Terungkap Sebagai Bagian dari Superkluster Raksasa

Pada tahun 2025, penelitian terbaru menunjukkan bahwa Galaksi Bimasakti tidak hanya terletak dalam Laniākea Supercluster, tetapi juga merupakan bagian dari sesuatu yang jauh lebih besar. Penelitian ini melibatkan data dari lebih dari 56.000 galaksi dan telah menggambarkan ulang peta kosmik kita.

Menurut studi yang diterbitkan di Nature Astronomy, Laniākea, yang ditemukan pada tahun 2014, sebelumnya dianggap sangat besar karena mengandung sekitar 100.000 galaksi. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa Laniākea mungkin hanya merupakan fragmen kecil dari Shapley Supercluster, yang memiliki volume hingga sepuluh kali lebih besar dari Laniākea yang membentang sejauh 500 juta tahun cahaya.

Astronom di Universitas Hawai‘i dan rekan-rekannya di seluruh dunia menggambarkan kawasan ini sebagai basin atraksi, yaitu tempat-tempat kosmik besar di mana gravitasi menarik galaksi bersama-sama, mirip dengan cara sungai mengalir ke lautan.

Struktur ini dapat dibayangkan seperti boneka bertingkat. Galaksi Bimasakti merupakan bagian dari Kelompok Lokal, yang terletak di dalam Kluster Virgo, kemudian Superkluster Virgo, dan akhirnya Laniākea. Namun, Shapley Concentration mungkin melingkupi semuanya, menarik seluruh lingkungan kita dengan kecepatan sekitar 600 kilometer per detik.

Meski Shapley Supercluster sangat besar, masih ada struktur yang lebih besar lagi, yaitu Sloan Great Wall, yang membentang sejauh sekitar 1,4 miliar tahun cahaya.

Temuan ini mengguncang asumsi tentang alam semesta yang seragam. Sebaliknya, kita tampaknya terbenam dalam hierarki kompleks aliran yang dibentuk oleh fluktuasi kuantum kuno setelah Big Bang. Saat para astronom menyempurnakan peta kecepatan dan menyelidiki lebih dalam ke dalam filamen yang kaya akan materi gelap, pemahaman kita tentang skala alam semesta terus berkembang.

Alamat kosmik kita jauh dari selesai. Ini merupakan bagian dari cerita yang terus berkembang—menempatkan galaksi kita sebagai satu titik kecil yang terombang-ambing di lautan yang tidak terbayangkan.

library_books Science