Militer Israel mengumumkan bahwa mereka akan memulai sebuah "jeda taktis" di tiga wilayah di Gaza. Jeda ini dilakukan untuk membantu lembaga bantuan dalam mengirimkan makanan dan perlengkapan lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Jeda militer ini akan berlangsung di Al-Mawasi, Deir al-Balah, dan Kota Gaza mulai pukul 10 pagi hingga 8 malam waktu setempat hingga pemberitahuan lebih lanjut. Selain itu, militer Israel juga menyatakan bahwa mereka akan menyediakan rute aman untuk pengiriman bantuan serta melakukan penyaluran bantuan melalui udara ke Gaza.
Keputusan ini diambil setelah adanya tekanan besar dari masyarakat internasional agar Israel meringankan krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah Palestina tersebut.
Bushra Khalidi, kepala kebijakan regional dari lembaga bantuan Oxfam, menyambut baik keputusan Israel ini sebagai "langkah awal yang positif". Namun, ia juga mengingatkan bahwa langkah ini mungkin belum cukup untuk mengatasi krisis yang ada.
"Kelaparan tidak akan teratasi hanya dengan beberapa truk atau penyaluran bantuan lewat udara. Yang dibutuhkan adalah respons kemanusiaan yang nyata: gencatan senjata, akses penuh, semua jalur perbatasan dibuka, dan aliran bantuan yang stabil serta dalam jumlah besar ke Gaza," kata Khalidi.
Dengan adanya jeda ini, diharapkan bantuan dapat segera sampai ke masyarakat yang sangat membutuhkannya di Gaza.
Israel militer jeda taktis Gaza bantuan kemanusiaan