Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Politisi Ekstremis Israel Usulkan Gaza Jadi Kota Resor

Pada hari Selasa, politisi ekstremis dari Israel dan pemukim sayap kanan mengadakan konferensi di parlemen Israel. Dalam konferensi tersebut, mereka menyatakan bahwa Amerika Serikat telah memberikan "lampu hijau" untuk mengubah Jalur Gaza yang terjebak dalam situasi sulit menjadi sebuah "kota resor". Rencana ini muncul setelah mereka menyelesaikan pengusiran lebih dari dua juta warga Palestina.

Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, menyatakan bahwa Israel telah menerima dukungan dari presiden Amerika Serikat untuk mengubah Gaza menjadi wilayah yang makmur, dengan peluang kerja yang lebih baik. "Kami ingin menjadikan Gaza sebagai kota resor dengan banyak lapangan kerja," ujar Smotrich.

Smotrich, yang juga menjabat sebagai menteri di kementerian pertahanan, menambahkan bahwa ada rencana untuk memindahkan warga Gaza ke negara lain. Menurutnya, ini akan mempermudah proses pemukiman di wilayah tersebut.

Ia juga mengungkapkan dukungannya terhadap ide "aneksasi keamanan" di bagian utara Gaza. Smotrich mengklaim bahwa kepala staf militer Israel, Eyal Zamir, juga mendukung ide ini. "Saya benar-benar percaya ada kesempatan besar di sini," katanya, sambil menyarankan agar Israel memulai dengan wilayah perbatasan utara dan mendirikan tiga komunitas baru di sana.

Sampai saat ini, belum ada komentar dari pihak AS mengenai pernyataan Smotrich. Ide untuk menjadikan Gaza sebagai "Riviera Timur Tengah" pertama kali diungkapkan oleh mantan presiden AS, Donald Trump, awal tahun ini.

Rencana tersebut telah menuai banyak kritik dari pemimpin negara di kawasan dan internasional, termasuk dari Spanyol, Prancis, dan Cina. Meskipun begitu, rencana ini masih didukung oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Menteri Pertahanan Israel Katz, dan anggota Knesset Israel lainnya yang terkemuka.

Situasi di Gaza tetap menjadi perhatian dunia, dan rencana ini akan terus diawasi oleh berbagai pihak.

library_books Middleeasteye