Pada tahun 1995, industri video game menyaksikan pameran dagang besar pertamanya, yaitu Electronic Entertainment Expo (E3). Acara ini dirancang untuk menyoroti permainan video dan menjadi sorotan para pemain besar di industri ini.
Salah satu momen paling berkesan dari E3 1995 adalah peluncuran Sega Saturn oleh perusahaan Sega. Setelah sukses besar dengan konsol Sega Genesis, Sega ingin melanjutkan kesuksesan tersebut dengan meluncurkan konsol terbaru mereka. Dalam konferensi pers yang penuh kejutan, Tom Kalinske, CEO Sega of America, mengumumkan bahwa Sega Saturn akan diluncurkan lebih awal dari jadwal yang direncanakan.
Kalinske berharap pengumuman ini akan menjadi momen yang mengesankan, seolah-olah "jatuh mic" setelah pengumuman tersebut. Namun, kenyataannya, peluncuran ini justru menandai awal dari masalah besar bagi bisnis perangkat keras Sega.
Setelah peluncuran Sega Saturn, perusahaan menghadapi berbagai tantangan. Banyak gamer yang merasa kecewa karena tidak ada banyak permainan yang menarik pada saat peluncuran, dan persaingan dengan konsol lain seperti Sony PlayStation juga semakin ketat. Keputusan untuk meluncurkan Sega Saturn lebih awal ternyata tidak memberikan hasil yang diharapkan dan menjadi awal dari penurunan perusahaan.
Sega yang dulunya merupakan pemimpin di industri permainan video, akhirnya mengalami kesulitan yang signifikan dalam mempertahankan pangsa pasarnya. Peluncuran Sega Saturn yang dianggap sebagai momen bersejarah, malah menjadi tanda bahwa perusahaan harus beradaptasi dengan cepat dalam industri yang terus berubah.
Untuk mengetahui lebih banyak tentang kejatuhan Sega dan momen-momen penting lainnya dalam sejarah teknologi, ikuti seri 1995 Week kami. Peluncuran Sega Saturn hanya salah satu dari banyak perubahan besar yang terjadi pada tahun tersebut di dunia video game.
Sega Sega Saturn E3 1995 video game industri permainan