Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Amerika Serikat Tarik Diri dari UNESCO Lagi

Amerika Serikat kembali menarik diri dari UNESCO, lembaga yang berfokus pada pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penarikan ini terjadi karena Washington menilai bahwa UNESCO memiliki bias yang tidak mendukung Israel.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tammy Bruce, menyatakan bahwa penarikan ini berkaitan dengan agenda UNESCO yang dianggap "memajukan isu sosial dan budaya yang memecah belah". Menurutnya, keputusan UNESCO untuk mengakui "Negara Palestina" sebagai Anggota Negara adalah sangat bermasalah dan bertentangan dengan kebijakan AS.

Bruce menambahkan bahwa langkah ini juga berkontribusi pada meningkatnya retorika anti-Israel di dalam organisasi tersebut. Hal ini menunjukkan ketegangan yang ada antara Amerika Serikat dan organisasi internasional terkait isu-isu yang melibatkan Israel dan Palestina.

Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, mengungkapkan penyesalannya atas keputusan Washington. Ia mengatakan bahwa organisasi tersebut telah mempersiapkan diri untuk penarikan ini. Azoulay juga membantah tuduhan bias anti-Israel, dengan menyatakan bahwa klaim tersebut "bertentangan dengan kenyataan upaya UNESCO, khususnya di bidang pendidikan tentang Holocaust dan perjuangan melawan antisemitisme".

Sejarah menunjukkan bahwa Amerika Serikat sebelumnya juga pernah menarik diri dari UNESCO pada tahun 1980-an, dengan alasan organisasi itu memiliki kecenderungan pro-Soviet. Namun, AS kembali bergabung pada tahun 2003. Penarikan terakhir terjadi saat Donald Trump menjabat sebagai presiden, dan AS kembali bergabung dua tahun lalu di bawah kepemimpinan Joe Biden.

Keputusan ini menandakan ketegangan yang terus berlanjut dalam hubungan antara Amerika Serikat dan UNESCO, serta menunjukkan kompleksitas masalah yang melibatkan Israel dan Palestina di tingkat internasional.

library_books Dwnews