Sejumlah laporan menyebutkan bahwa akibat hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari, setidaknya 14 orang telah kehilangan nyawa di Korea Selatan. Selain itu, 12 orang lainnya masih dalam pencarian setelah terjadinya tanah longsor di beberapa daerah.
Kebanyakan korban jiwa terjadi di kabupaten Sancheong yang terletak di selatan negara tersebut. Di sana, dalam beberapa hari terakhir, hampir 800 milimeter hujan turun. Hujan yang sangat lebat ini mengakibatkan banyak kerusakan dan mempersulit pekerjaan tim pencari dan penyelamat yang masih terus beroperasi hingga saat ini.
Pada hari Minggu pagi, cuaca buruk yang disebabkan oleh hujan ini dilaporkan telah menjangkau bagian utara negara itu. Hal ini menunjukkan dampak yang cukup luas dari bencana alam ini di Korea Selatan.
Di Korea Selatan, hujan lebat sering terjadi pada bulan Juli. Namun, menurut laporan dari badan meteorologi, minggu ini tercatat sebagai salah satu minggu dengan curah hujan tertinggi di beberapa wilayah selatan. Masyarakat di daerah tersebut sedang berjuang menghadapi dampak dari bencana ini.
Para ahli meteorologi juga memperkirakan bahwa setelah hujan reda pada hari Minggu, Korea Selatan akan mengalami gelombang panas. Ini merupakan perubahan cuaca yang signifikan setelah beberapa hari hujan deras yang mengakibatkan bencana.
Dengan situasi yang terus berkembang, masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti informasi terkini mengenai cuaca dan keselamatan dari pihak berwenang.
banjir Korea Selatan hujan deras bencana alam korban jiwa