Kapal Handala yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza mengalami sabotase sebelum dapat berlayar dari pelabuhan Gallipoli, Italia. Menurut pernyataan dari Freedom Flotilla Coalition, sebuah tali ditemukan terikat erat di sekitar propeller kapal, dan zat korosif juga dicampurkan ke dalam tangki air kapal. Akibat tindakan sabotase ini, dua anggota kru mengalami cedera.
Meski menghadapi sabotase, Handala akhirnya berhasil berlayar menuju Gaza. Kapal tersebut membawa sejumlah aktivis internasional serta berbagai pasokan penting, termasuk susu formula bayi, obat-obatan, dan mainan. Perjalanan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu minggu.
Insiden ini mendapat kecaman dari International Committee to Break the Siege on Gaza, yang menyerukan kepada kekuatan global untuk melindungi kapal tersebut. Mereka juga memperingatkan kemungkinan tindakan "perompakan Israel" yang dapat terjadi.
Misi ini berlangsung enam minggu setelah kapal Madleen melakukan perjalanan serupa, yang juga diisi oleh tokoh-tokoh terkenal termasuk aktivis lingkungan Greta Thunberg dan anggota parlemen Prancis-Palestina Rima Hassan.
Handala Gaza bantuan kemanusiaan sabotase aktivis