Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Jensen Huang, Pemimpin Nvidia, Dapatkan Kembali Izin Jual Chip AI di Cina

Jensen Huang, Pemimpin Nvidia, Dapatkan Kembali Izin Jual Chip AI di Cina

Jensen Huang, pendiri dan CEO Nvidia, kembali menjadi sorotan setelah perusahaannya mendapatkan izin untuk menjual chip kecerdasan buatan (AI) di Cina. Sebelumnya, Nvidia menghadapi larangan yang membatasi penjualannya di negara tersebut.

Pada tahun 1978, Huang dikenal sebagai pemain ping-pong yang sangat berbakat. Mentor Huang bahkan menyebutnya sebagai "mungkin junior paling menjanjikan yang pernah bermain tenis meja" di Amerika Utara. Kini, setelah bertahun-tahun berkarier di bidang teknologi, Huang menunjukkan bahwa ia masih bisa menyelesaikan tantangan besar.

Dalam konteks perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina yang dipicu oleh kebijakan Presiden Donald Trump, Huang berusaha untuk menyeimbangkan kepentingan kedua negara. Ia berusaha meyakinkan kedua belah pihak bahwa penting bagi Nvidia untuk terus menjual produk-produk AI-nya, termasuk chip H20, kepada pembeli di Cina.

Dengan dicabutnya larangan tersebut, Nvidia memperkirakan penjualan mereka di tahun ini dapat meningkat antara $10 miliar hingga $15 miliar. Selain itu, keuntungan bersih perusahaan bisa naik antara $6 miliar hingga $9 miliar.

Namun, meskipun berhasil mendapatkan kembali izin tersebut, Huang tetap berhati-hati. Ia menyadari risiko yang ada dalam situasi ini. Pengalaman Tim Cook, CEO Apple, menjadi pengingat penting bahwa dalam bisnis, sangat penting untuk tetap fokus dan tidak lengah.

Dengan langkah ini, Nvidia menunjukkan bahwa mereka siap untuk kembali bersaing dan berinovasi di pasar global, terutama di bidang kecerdasan buatan. Huang, yang dulu dikenal sebagai pemain ping-pong ulung, kini telah menjadi pemain kunci dalam industri teknologi yang terus berkembang.

library_books Theeconomist