Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kejati Jatim Sosialisasi Bahaya Judi Online di SMAN 5 Surabaya

Surabaya – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) telah menggelar sosialisasi mengenai bahaya judi online di SMA Negeri 5 Surabaya pada hari Kamis, 17 Juli 2025. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dihadiri oleh ratusan siswa baru serta para guru.

Acara sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum kepada generasi muda serta membentengi mereka dari praktik judi daring yang semakin marak. Dalam acara tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Windhu Sugiarto, S.H., M.H., CSSL, menjadi narasumber utama dan menyampaikan materi tentang ancaman hukum, dampak sosial, serta modus-modus yang sering digunakan oleh pelaku judi online untuk menarik korban, khususnya kalangan pelajar.

Dalam penjelasannya, Windhu Sugiarto mengatakan, “Judi online bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak masa depan generasi muda. Banyak yang terjerumus karena rasa ingin tahu, lalu sulit keluar karena terlilit hutang dan tekanan psikologis.” Ia juga menekankan pentingnya peran aktif orang tua, guru, dan lembaga penegak hukum dalam mencegah penyebaran judi online di lingkungan sekolah.

Windhu berharap kegiatan sosialisasi seperti ini dapat membantu siswa memahami bahaya judi online sejak dini. “Mereka harus tahu bahwa ada konsekuensi hukum yang berat, bahkan untuk sekadar ikut-ikutan,” tambahnya.

Acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif antara siswa dan narasumber. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya langsung tentang berbagai hal terkait judi online. Selain itu, ditayangkan juga video edukatif yang menunjukkan dampak nyata dari praktik perjudian digital.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dan berharap dapat mengadakan acara serupa secara berkala di berbagai sekolah lain. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada siswa mengenai bahaya judi online dan pentingnya menjauhi praktik tersebut.

library_books Kejatijatim