Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Smartphone Masih Jadi Gadget Utama, Inovasi Lipat Menjadi Tren Baru

Selama lebih dari satu dekade, kita semua sangat bergantung pada smartphone. Meskipun perangkat ini sangat canggih dan bisa diibaratkan sebagai komputer saku, smartphone juga sering menjadi sumber stres kerja dan tempat untuk doomscrolling, yaitu kegiatan menggulir berita negatif tanpa henti. Ironisnya, desain dan fungsi smartphone tidak banyak berubah dalam beberapa tahun terakhir. Contohnya, iPhone baru yang akan diluncurkan akhir tahun ini kemungkinan besar akan mirip dengan iPhone tahun lalu.

Ketidakberdayaan dalam inovasi inilah yang membuat banyak orang beranggapan bahwa era smartphone sudah berakhir. Beberapa orang bahkan berpendapat bahwa kita akan segera beralih ke kacamata realitas tertambah atau pin AI yang bisa diajak bicara.

Namun, meskipun ada desas-desus tentang kemunduran smartphone, perangkat ini masih akan menjadi gadget terpenting kita dalam waktu lama. Ini tidak berarti kita harus terus membawa smartphone yang membosankan dan datar yang telah kita miliki sejak akhir 2000-an. Sekarang, ada kategori baru perangkat yang disebut foldables, yaitu perangkat yang memiliki kemampuan untuk berubah bentuk. Dalam banyak hal, ini seperti kebangkitan perangkat lama: telepon lipat.

Samsung baru saja meluncurkan Galaxy Z Fold 7 yang dibanderol seharga $2.000. Ukurannya hampir sama dengan iPhone 15 Pro, namun dapat dibuka untuk mengungkap layar berukuran 8 inci, yang kira-kira sebesar iPad Mini. Selain itu, Motorola juga memiliki telepon lipat yang futuristik, yaitu Razr Ultra, dan Oppo memiliki ponsel lipat yang serupa, yaitu Find N5.

Menariknya, di China, Huawei menjual Mate XT, sebuah ponsel yang memiliki kemampuan untuk dilipat dua kali. Disebut sebagai trifold, bentuk ini pada dasarnya adalah tablet yang dapat dilipat seperti brosur. Bahkan Apple dilaporkan sedang mengerjakan iPhone lipatnya sendiri.

Dengan kemunculan berbagai inovasi ini, masa depan smartphone tampaknya masih cerah. Meskipun tampak stagnan, industri teknologi terus berusaha menghadirkan hal-hal baru yang menarik bagi pengguna.

library_books Voxdotcom