Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penulis Portugal Kecam Menteri Luar Negeri Israel

Lisbon, Portugal – Penulis asal Portugal dan mantan politisi, Bruno Maçães, baru-baru ini mengungkapkan kritiknya melalui media sosial terhadap Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz. Hal ini terjadi setelah Katz membagikan tangkapan layar dari video yang menunjukkan serangan udara Israel di Suriah, dengan keterangan: "Serangan menyakitkan telah dimulai."

Maçães, yang dikenal dengan pandangannya yang tajam, memberikan komentar yang mengejutkan. Ia menulis: "Saya tidak yakin harus menyebut ini apa. Secara psikologis ini adalah penyakit mental. Secara politik, ini mengingatkan kita pada fasisme Eropa lama seperti yang tidak terlihat sejak saat itu."

Perdebatan ini muncul setelah gelombang serangan udara kuat yang dilancarkan Israel terhadap kota Damaskus pada hari Rabu, 16 Juli. Menurut media pemerintah Suriah, serangan tersebut menargetkan kementerian pertahanan Suriah, markas militer, dan daerah sekitar istana presiden.

Rekaman yang ditayangkan di saluran TV lokal menunjukkan ledakan besar di pusat Damaskus. Asap tebal terlihat membubung di sekitar Alun-Alun Umayyad, menandakan dampak serius dari serangan tersebut. Serangan ini menambah ketegangan yang sudah berlangsung di kawasan tersebut.

Maçães, yang pernah menjabat sebagai anggota parlemen, terus mengawasi perkembangan situasi di Timur Tengah. Ia dikenal karena pandangannya yang kritis terhadap berbagai kebijakan luar negeri, terutama yang menyangkut konflik di Suriah dan Israel. Dengan komentarnya, ia berharap untuk menarik perhatian lebih banyak orang terhadap dampak dari tindakan militer seperti ini, yang bisa berdampak pada banyak nyawa dan stabilitas kawasan.

Situasi di Suriah sendiri masih rumit, dengan konflik yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Serangan dari Israel sering kali ditujukan untuk menghentikan pengaruh Iran di negara tersebut, tetapi hal ini seringkali menimbulkan konsekuensi yang lebih luas bagi penduduk sipil.

Dengan meningkatnya ketegangan dan konflik, banyak yang berharap agar segera ada solusi damai untuk mengakhiri kekerasan di Suriah dan sekitarnya. Di tengah perdebatan ini, suara-suara kritis seperti Maçães menjadi penting untuk membuka diskusi lebih dalam tentang etika dan dampak dari kebijakan luar negeri yang agresif.

library_books Middleeasteye