BADUNG – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung mengadakan acara "Pelatihan Keluarga Tanggap Kebakaran Rumah Tangga". Pelatihan ini resmi dibuka oleh Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, pada hari Senin, 14 Juli 2025, di Ruang Aula Graha Pemilu, Kantor KPU Kabupaten Badung.
Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, dari 14 hingga 16 Juli 2025, dan diikuti oleh 124 peserta. Mereka adalah perwakilan dari ibu-ibu PKK yang datang dari 62 desa dan kelurahan di Kabupaten Badung. Setiap desa atau kelurahan mengirimkan dua orang peserta yang akan dilatih menjadi pelopor dalam edukasi penanganan kebakaran di wilayah masing-masing.
Kepala Diskarmat Badung, I Wayan Wirya, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan ini mencakup teori dan praktik. Para peserta akan belajar tentang penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan melakukan simulasi pemadaman kebakaran menggunakan media air. Tenaga pengajar berasal dari Diskarmat Badung dan tim PLN.
"Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan ibu-ibu pemahaman dan keterampilan dasar dalam menangani kebakaran ringan secara mandiri. Ini termasuk bagaimana cara menghadapi kondisi darurat seperti kebocoran gas," kata Wirya.
Wirya juga menekankan pentingnya pelatihan ini agar para peserta tidak panik dan mampu melakukan langkah awal penyelamatan sebelum bantuan dari petugas tiba.
Pembukaan acara ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk Nyonya Ayu Trisna Dewi Anom Gumanti, Ketua Gatriwara Badung, Nyonya Oliviana Surya Suamba, Ketua DWP Badung, serta Ketua KPU Badung dan perwakilan OPD terkait.
Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat Badung akan lebih siap dan tanggap dalam menghadapi situasi kebakaran, sehingga dapat mengurangi risiko dan kerugian akibat kebakaran di lingkungan rumah tangga.
pelatihan kebakaran Badung Diskarmat PKK