Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Frauke Brosius-Gersdorf Klarifikasi Isu Seputar Calon Hakim

Frauke Brosius-Gersdorf, kandidat dari SPD untuk posisi hakim di Mahkamah Konstitusi Jerman, mengungkapkan tanggapannya terhadap berita-berita yang beredar setelah pemilihan hakim yang ditunda. Dalam sebuah surat yang diperoleh oleh ARD, ia menyatakan bahwa banyak pemberitaan di media yang ia anggap "tidak akurat dan tidak lengkap, tidak objektif, serta tidak transparan".

Brosius-Gersdorf menyebutkan bahwa salah satu klaim yang menyesatkan adalah tentang pandangannya mengenai legalisasi dan dekriminalisasi aborsi hingga saat kelahiran. Ia juga mengatakan bahwa pandangannya mengenai larangan penggunaan jilbab dan model paritas untuk pemilihan Bundestag sering kali disajikan dengan salah.

Ia menegaskan bahwa sebutan "ultralinks" atau "linksradikal" adalah hal yang "mendiskreditkan dan jauh dari kenyataan". Brosius-Gersdorf menambahkan, "Jika kita menilai posisi ilmiah saya secara keseluruhan, akan terlihat bahwa saya berada di tengah-tengah demokrasi." Menurutnya, label-label tersebut berasal dari pemilihan tema dan tesis yang tidak lengkap, yang diambil di luar konteks untuk menciptakan gambaran yang salah.

Selain itu, ia juga mengkritik penggunaan pernyataan anonim yang diangkat oleh media dalam debat mengenai pemilihan hakim konstitusi. "Di zaman ketika para politikus berhak mendapatkan perlindungan lebih besar dari serangan verbal dan membahas tentang 'larangan penyamaran digital', sangat mengherankan melihat pernyataan anonim dari para pejabat negara yang bertanggung jawab secara politik," ujarnya.

Pada hari Jumat, pemilihan untuk dua hakim perempuan dan satu hakim laki-laki di Karlsruhe tiba-tiba dibatalkan dari agenda Bundestag. Meskipun demikian, SPD tetap mendukung Brosius-Gersdorf sebagai kandidat mereka. Menurut laporan dari portal berita Politico, Brosius-Gersdorf juga tetap berkomitmen pada pencalonannya. Namun dari kalangan Uni, muncul tuntutan untuk mencari kandidat baru, salah satunya dari Ketua CSU, Markus Söder.

library_books Tagesschau