Dalam sebuah esai tamu, investor ventura Vinod Khosla memperingatkan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk meremehkan teknologi iklim sebagai sesuatu yang hanya cocok untuk kaum pecinta lingkungan. Menurutnya, teknologi iklim malah menjadi salah satu alat terpenting dalam pengaruh geopolitik.
Khosla berpendapat bahwa inovasi teknologi iklim dan pemindahan kembali produksi dapat membantu Amerika Serikat dalam pertarungan global untuk supremasi manufaktur. Ia mengatakan, "Saya percaya bahwa teknologi iklim yang penting hanya melibatkan sekitar selusin teknologi. Dalam penilaian saya, terobosan ini akan berada pada atau dekat dengan kelayakan ekonomi dalam waktu kurang dari satu dekade."
Ia juga menyoroti bahwa meskipun ada tantangan, termasuk sikap negatif yang ditunjukkan oleh mantan Presiden Donald Trump terhadap perubahan iklim, hal ini bisa mendorong perbaikan dalam teknologi hijau. Khosla berpendapat bahwa sikap tersebut dapat memaksa para pemangku kepentingan untuk memikirkan kembali subsidi yang boros.
Dengan memfokuskan pada inovasi teknologi yang berkelanjutan, Khosla yakin bahwa AS dapat memperkuat posisinya di pasar global dan menciptakan solusi yang lebih baik untuk masalah iklim. Ini menunjukkan bahwa investasi dalam teknologi hijau tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga untuk ekonomi dan kekuatan politik negara.
Dengan demikian, penting bagi semua pihak untuk mendukung perkembangan teknologi ini dan memahami dampaknya yang lebih luas pada masyarakat dan dunia.
teknologi iklim Vinod Khosla inovasi kekuatan geopolitik