Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bupati Madiun Hadiri Ruwatan Massal di Padepokan Seni Kirun

Di tengah banyaknya agenda yang harus dihadiri, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak, menyempatkan diri hadir di acara Suroan Ruwatan Massal yang berlangsung di Padepokan Seni Kirun, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, pada hari Minggu, 13 Juli 2025.

Kedatangan Bupati, yang akrab disapa Mas Hari, disambut hangat oleh pemilik padepokan, Abah Kirun, serta beberapa seniman lainnya. Acara ini dihadiri oleh 126 peserta dari masyarakat umum yang mendaftar untuk mengikuti ruwatan massal.

Peserta mengenakan baju mori putih dan mengikuti ritual potong rambut serta siraman. Sebelum menjalani ritual tersebut, mereka menyaksikan pagelaran wayang kulit yang dipersembahkan oleh Ki Dalang Medhot Sudarsono dari Karanganyar. Lakon yang dibawakan berjudul Murwokolo.

Ruwatan merupakan sebuah tradisi yang bertujuan untuk menolak bala, dengan melaksanakan berbagai ritual dan doa untuk membersihkan diri dari aura negatif serta mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam acara ini, Bupati Madiun juga berkesempatan untuk memotong rambut peserta ruwatan massal.

Saat ditemui oleh PROKOPIM, Bupati Madiun menyampaikan rasa terima kasih kepada Abah Kirun yang telah berkomitmen untuk melestarikan budaya leluhur. Menurutnya, generasi sekarang ada karena adanya leluhur, sehingga merupakan kewajiban bagi generasi penerus untuk melestarikannya. “Jangan sampai budaya kita ini yang menikmati orang luar. Pelestarian budaya ini juga untuk mempersatukan kita,” ujar Mas Hari.

Untuk mendukung pelestarian budaya, Bupati Madiun menyatakan bahwa pihaknya selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan seni dan budaya, termasuk program Kabupaten Madiun Kampung Pesilat, yang juga merupakan bagian dari budaya. Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena ruwatan telah dilestarikan oleh Abah Kirun.

“Abah Kirun ini sosok budayawan yang luar biasa dan terus aktif. Sejak saya kecil hingga sekarang, beliau masih eksis. Mudah-mudahan beliau selalu diberi kesehatan, panjang umur, dan terus menjaga budaya kita,” harap Bupati Madiun dalam doanya.

library_books Pemkabmadiun