Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Junico Siahaan, mengungkapkan permintaannya agar pengusutan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, dilakukan secara terbuka dan profesional. Hal ini agar penyelidikan tidak hanya berhenti di tataran teknis saja.
Dalam pernyataannya, Junico Siahaan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Ia menyatakan, "Kepergian Arya Daru adalah kehilangan besar, tidak hanya bagi Kementerian Luar Negeri, tetapi juga bagi perjuangan Indonesia dalam isu kemanusiaan dan diplomasi global." Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya peran Arya dalam misi diplomasi Indonesia.
Junico yang juga merupakan anggota Komisi I DPR RI, menekankan pentingnya negara untuk hadir dalam membangun sistem yang dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. "Kita harus belajar dari kejadian ini dan memastikan bahwa keselamatan para diplomat kita menjadi prioritas," tambahnya.
Ia berharap dedikasi dan semangat kerja Arya Daru bisa menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia. "Semoga generasi muda bisa terinspirasi untuk terus berjuang dalam bidang diplomasi dan kemanusiaan, seperti yang telah dilakukan oleh Arya," tutup Junico.
Kasus kematian Arya Daru Pangayunan menjadi perhatian serius banyak pihak. Masyarakat dan para pemangku kepentingan berharap agar pengusutan yang transparan dapat memberikan kejelasan dan keadilan bagi semua yang terlibat.
Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Keterbukaan dalam pengusutan ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah.
DPR kematian diplomat Arya Daru Junico Siahaan pengusutan