Sara Blakely, pendiri Spanx, berbagi pengalaman saat memulai bisnisnya ketika media sosial belum ada. "Ketika saya meluncurkan Spanx, saya harus berdiri di lantai toko selama tujuh hingga delapan jam setiap hari untuk menyebarkan informasi," katanya dalam podcast The Burnouts yang dipandu oleh Sophia Kianni dan Phoebe Gates. Namun, saat ini, keberadaan media sosial memungkinkan informasi menyebar dengan cepat.
Kianni dan Gates memanfaatkan kekuatan media sosial untuk membangun startup mereka yang bernama Phia. Aplikasi ini merupakan aplikasi mobile yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu para pembeli online menemukan produk yang mereka cari dan mengetahui di mana produk tersebut dijual dengan harga paling terjangkau. Beberapa fitur yang ditawarkan Phia termasuk pengecekan harga antar situs web, grafik nilai jual kembali, dan pembuatan koleksi pribadi.
Phia telah menjalin kemitraan dengan beberapa raksasa penjualan kembali, seperti eBay, TheRealReal, dan Poshmark, untuk memudahkan pengalaman belanja barang bekas. Selain itu, pengecer terkenal seperti Reformation dan Prada juga merupakan mitra mereka. Phia memperoleh komisi dari setiap pembelian yang dilakukan melalui platform mereka.
Menurut Kianni, "Ini sepenuhnya gratis bagi pelanggan. Jadi, ini benar-benar menguntungkan jika kami dapat mengarahkan pelanggan ke salah satu mitra kami," ujarnya kepada Forbes.
Dengan adanya Phia, para pembeli dapat berbelanja dengan lebih cerdas dan efisien. Aplikasi ini tidak hanya membantu menemukan produk yang diinginkan, tetapi juga memberikan informasi harga terbaik yang tersedia di pasar.
Phia aplikasi belanja online AI eBay TheRealReal Poshmark