Bung Karno Terbitkan Majalah Fikiran Ra'jat untuk Kaum Marhaen
Pada tahun 1932, tepatnya tanggal 1 Juli, Bung Karno meluncurkan sebuah majalah bernama Fikiran Ra'jat. Majalah ini ditujukan khusus untuk Kaum Marhaen, yaitu masyarakat yang hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit. Dalam sampul majalah tersebut, Bung Karno menulis, "Kaoem Marhaen! Inilah Madjallah Kamoe!".
Kaum Marhaen, menurut Bung Karno, adalah orang-orang yang memiliki alat produksi kecil yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri. Mereka adalah simbol dari masyarakat yang tertindas oleh sistem kolonial dan kapitalis pada masa itu.
Majalah Fikiran Ra'jat terbit sekali seminggu dan menyajikan berbagai tulisan ilmiah yang menarik serta kronik dari berbagai belahan dunia. Edisi pertama majalah ini merupakan edisi perkenalan yang dikenal sebagai Dummy Numer. Edisi terakhir, yaitu nomor 55, diterbitkan pada tanggal 21 Juli 1933.
Salah satu rubrik menarik dalam Fikiran Ra'jat adalah Primbon Politik (Politiek Vragenbus). Rubrik ini berfungsi sebagai ruang interaksi antara pembaca dan redaksi, mirip dengan rubrik surat pembaca yang kita kenal sekarang. Di sini, pembaca dapat bertanya tentang isu-isu politik dan istilah-istilah yang terkait.
Bung Karno sendiri mengasuh rubrik ini dan menjelaskan istilah-istilah penting dalam gerakan politik yang diusungnya, seperti Marhaenisme dan Marhaen. Melalui rubrik ini, Bung Karno berusaha mendidik masyarakat tentang politik dan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai permasalahan yang dihadapi rakyat.
Tahun 1963, rubrik Primbon Politik tersebut dibukukan oleh H.A. Notosoetardjo dengan judul Primbon (Vademicum) Politik. Buku ini berisi jawaban atas berbagai pertanyaan politik yang muncul antara rakyat dan Bung Karno pada masa penjajahan Belanda. Kata Vademicum berasal dari bahasa Latin yang berarti buku pedoman ringkas.
Dengan adanya majalah Fikiran Ra'jat, Bung Karno berupaya untuk mengedukasi rakyat dan memperjuangkan hak-hak mereka di tengah penjajahan. Majalah ini menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Bung Karno Fikiran Ra'jat Kaum Marhaen majalah sejarah