Ida Bagus Made Poleng, seorang maestro seni lukis asal Bali, lahir di Tebesaya, Ubud, Gianyar. Dikenal sebagai seniman yang eksentrik dan sangat selektif dalam menjual karyanya, Poleng telah menciptakan banyak lukisan yang kini menjadi koleksi pribadi, termasuk beberapa di antaranya dimiliki oleh Presiden Soekarno dan berbagai museum di seluruh dunia.
Gus Made, begitu ia akrab disapa, merupakan anggota dari kelompok seniman Pita Maha, yang terkenal melahirkan banyak pelukis legendaris Bali. Ayahnya, Ida Bagus Kembeng, juga seorang pelukis terkenal yang pernah mendapatkan penghargaan Medali Perak di Pameran Seni Kolonial Internasional di Paris pada tahun 1937.
Karya-karya Ida Bagus Made Poleng memiliki kekhasan dengan tema sosial dan penggambaran kehidupan sehari-hari yang menggunakan warna gelap. Ia dikenal dengan karakteristik kuat dalam menggambarkan anatomi manusia serta sering menggunakan motif kotak-kotak hitam putih, yang terinspirasi dari kain tradisional Bali, yaitu kain poleng.
Kedekatan Ida Bagus Made Poleng dengan Bung Karno, Presiden pertama Indonesia, menjadi sorotan. Dalam buku “Dari Lorong-lorong Istana” yang ditulis oleh Agus Dermawan T pada tahun 2019, diceritakan bahwa suatu ketika Bung Karno ingin membeli lukisan Poleng melalui Galeri Pandi. Namun, Poleng menolak untuk menjual lukisannya kecuali Bung Karno datang langsung ke rumahnya. "Kalau Pak Karno mau lukisan saya, seharusnya datang sendiri ke sini," ujarnya kepada utusan Galeri Pandi.
Pada tahun 1956, Bung Karno akhirnya mendatangi rumah Ida Bagus Made Poleng di Tebesaya. Di sana, ia memilih lukisan berjudul "Mohon Berkah". Poleng setuju untuk menjual lukisan tersebut, tetapi meminta agar lukisan itu tidak langsung dibawa. "Saya percaya Pak Karno, lukisan ini tidak diperdagangkan," kata Poleng, sambil meminta waktu satu hari untuk melihat karyanya untuk terakhir kalinya.
Bung Karno pun menyetujui permohonan tersebut. Namun, ada kejadian lucu ketika Poleng menolak lukisannya dibawa dengan dokar. Ia marah kepada utusan Bung Karno dan mengatakan bahwa lukisan seharusnya dibawa dengan mobil. Bung Karno yang memahami situasi ini, kemudian mengirim mobil presiden untuk menjemput lukisan tersebut.
Dengan kisah-kisah menarik dan karya-karya uniknya, Ida Bagus Made Poleng tetap dikenang sebagai salah satu maestro seni lukis yang berpengaruh di Bali dan Indonesia.
Ida Bagus Made Poleng seni lukis Bali Bung Karno Pita Maha