Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penurunan Permohonan Suaka di Jerman pada Semester Pertama 2025

Jumlah permohonan suaka di Jerman mengalami penurunan yang signifikan antara bulan Januari hingga Juni tahun ini. Berdasarkan data terbaru dari Federal Office for Migration and Refugees (BAMF), penurunan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor penting.

Salah satu faktor yang berkontribusi adalah penerapan kontrol stasioner yang secara bertahap dilakukan di semua perbatasan darat Jerman. Kontrol ini bertujuan untuk mengurangi angka migrasi ilegal. Selain itu, upaya yang dilakukan oleh negara-negara Balkan untuk menekan migrasi juga dinilai berpengaruh terhadap penurunan jumlah permohonan suaka.

Perubahan situasi di Suriah juga menjadi penyebab utama penurunan ini. Selama bertahun-tahun, Suriah menjadi negara asal utama bagi pemohon suaka di Jerman. Namun setelah jatuhnya pemimpin lama Baschar al-Assad pada bulan Desember, jumlah permohonan suaka dari Suriah menurun. Pada semester pertama 2025, jumlah permohonan suaka dari Suriah tercatat sebanyak 15.127, yang hampir menyamai angka dari Afghanistan, yang kini menjadi negara dengan jumlah permohonan terbanyak, yaitu 15.181.

Kementerian Dalam Negeri Jerman juga dilaporkan telah memulai proses pencabutan status perlindungan bagi beberapa pengungsi asal Suriah. Seorang juru bicara kementerian mengonfirmasi bahwa BAMF telah diperintahkan untuk mulai mencabut status bagi pelanggar hukum dan individu berbahaya. Keputusan ini menjadi sorotan setelah pemberitaan awal oleh media Welt am Sonntag.

Kritik terhadap kebijakan migrasi pemerintah Jerman muncul dari ketua fraksi Partai Hijau, Britta Haßelmann. Ia menuduh Kanselir Merz dan Menteri Dalam Negeri Dobrindt telah melakukan tindakan sepihak yang berpotensi mengancam kerjasama Eropa. Tindakan ini terkait dengan kontrol stasioner di perbatasan Jerman dan kebijakan penolakan pemohon suaka di perbatasan. Menanggapi kebijakan tersebut, Polandia juga berencana untuk memberlakukan kontrol perbatasan mulai hari Senin.

Dengan situasi yang terus berkembang, penting untuk terus memantau perkembangan kebijakan migrasi di Eropa, terutama yang berkaitan dengan perlindungan pengungsi dan permohonan suaka.

library_books Tagesschau