Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Tren Fashion Kantor Musim Panas: Banyak Pakaian Terbuka

Musim panas ini, tampaknya banyak pekerja di kantor yang mengenakan pakaian yang lebih terbuka, seolah-olah mereka akan pergi ke pesta barbekyu atau pantai. Banyak orang yang merasa kaget melihat beberapa item pakaian, seperti crop top "korporat" untuk wanita dan celana pendek untuk pria. Namun, bukan hanya bagian perut atau paha berbulu yang menjadi perhatian, tetapi juga kombinasi dari berbagai tren fashion terbaru, mulai dari rok mini hingga kemeja rajut, yang membuat penampilan di tempat kerja semakin berani.

Banyak orang percaya bahwa pekerja kantoran seolah-olah lupa, atau tidak pernah belajar, cara berpakaian yang baik untuk kantor selama pandemi. Namun, pandangan ini terasa kuno dan merendahkan. Sebenarnya, para pekerja tahu apa yang mereka lakukan.

Masalah sebenarnya terletak pada perusahaan yang tidak memberikan panduan jelas atau bahkan tidak memiliki aturan tentang apa yang boleh dikenakan di tempat kerja. Survei terbaru oleh Monster.com menunjukkan bahwa hanya 57% pekerja yang mengatakan mereka pernah bekerja di kantor dengan kode berpakaian—apa pun aturannya—dalam setahun terakhir.

Perusahaan yang berusaha menghindari citra kaku secara efektif telah memberi kebebasan kepada karyawan untuk menentukan standar berpakaian mereka sendiri. Berkat atasan yang lebih santai, kini kita dapat melihat garis-garis tan satu sama lain dan mengetahui lebih banyak tentang kebiasaan penggunaan tabir surya rekan kerja.

Ruth Zwieg, seorang eksekutif penjualan di Florida, memberikan saran kepada rekan-rekan muda yang ia bimbing untuk menghindari pakaian yang terlalu terbuka seperti clevage dan spandex. Menurutnya, meskipun hal ini terasa tidak adil, mereka akan lebih dihargai jika mereka terlihat lebih cerdas daripada hanya mengandalkan daya tarik seksual.

Perdebatan tentang etika berpakaian di kantor ini semakin menarik perhatian, dan mungkin akan menjadi topik hangat dalam waktu dekat. Apakah kita perlu kembali pada aturan berpakaian yang lebih ketat, atau apakah kebebasan berpakaian ini mencerminkan perubahan positif dalam dunia kerja? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

library_books Wsj