Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kisah Stephen Grant: Dari Pekerjaan Strategi ke Pengantar Surat

Pada suatu pagi di awal Maret 2020, Stephen Starring Grant sedang berada di bandara Charlotte, North Carolina. Ia bergegas untuk mengejar penerbangannya ke New York. Grant bekerja sebagai kepala strategi di sebuah agensi pemasaran kecil di sana dan mereka sedang memulai proyek besar dengan klien baru, sebuah firma hukum yang cukup rahasia. Namun, saat menunggu penerbangan, ia menerima kabar bahwa pertemuan dengan klien tersebut dibatalkan dan ditunda tanpa batas waktu. Penyebabnya adalah "virus ini," seperti yang disebutkan oleh petugas pintu masuk di Charlotte.

Setelah itu, ketika masih menunggu penerbangannya kembali ke Virginia, Grant menerima telepon dari bosnya. Ia diberitahu bahwa ia dipecat. Keputusan itu tentu sangat mengejutkan bagi Grant. Ia menyadari bahwa keterampilan yang dimilikinya tidak begitu praktis. Selama dua dekade sebelum pandemi, ia telah bekerja di berbagai bidang dengan banyak sebutan, seperti Strategi Merek, Konsultan Pemasaran, dan Psikolog Konsumen. Namun, mencari pekerjaan baru di bidang pemasaran akan menjadi sangat sulit, terutama dalam situasi seperti ini.

Grant juga tahu bahwa ia harus mencari pekerjaan baru dengan aktif untuk bisa mendapatkan tunjangan pengangguran. Ia membuka situs web Komisi Ketenagakerjaan Virginia dan mencari pekerjaan yang sekiranya sesuai dengan kualifikasinya. Sayangnya, tidak ada yang cocok secara lokal.

Namun, ia menemukan satu lowongan pekerjaan yang menarik perhatian: pekerjaan sebagai pengantar surat paruh waktu di Layanan Pos AS. Pekerjaan ini menawarkan gaji sebesar 18,50 dolar per jam dan yang lebih penting, memberikan asuransi kesehatan mulai hari pertama.

Kisah Stephen Grant mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak orang di masa pandemi, di mana pekerjaan yang sebelumnya aman bisa hilang dalam sekejap. Sekarang, ia harus beradaptasi dengan situasi baru dan menemukan cara untuk terus melanjutkan hidup.

library_books Wsj