Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kuda Menghancurkan Kebun di Pulau Vieques

Denise González, seorang pemilik bungalow, berpikir bahwa menanam kebun akan menjadi sentuhan akhir yang sempurna untuk rumahnya yang akan disewakan kepada wisatawan. Ia membawa masuk 20 semak tanaman yang menurutnya "akan memberikan suasana ceria". Setelah kebun ditanam, rumah tersebut, yang terletak di tepi tebing dengan pemandangan biru laut dan dikelilingi oleh pohon mangga dan jeruk nipis Spanyol, tampak siap untuk para pengunjung yang mencari suasana santai Karibia.

Namun, masalah muncul ketika kuda-kuda liar datang. José Silva, tukang kebun, mengungkapkan, "Oh tidak! Dalam satu hari, kuda-kuda itu menghancurkan semua tanaman." Kerugian tiga hari kerja dan biaya $450 pun melanda, akibat ulah kuda-kuda yang menjadikan pulau ini dikenal dengan julukan Isla de Caballos atau Pulau Kuda.

Vieques, yang terletak tidak jauh dari pantai timur Puerto Rico, dipenuhi oleh kuda-kuda liar—yang menjadi simbol warisan budaya, namun juga menjadi masalah besar. Tercatat hampir 3.000 kuda berkeliaran bebas di pulau ini, yang memiliki jumlah penduduk hanya sekitar 8.000 orang.

Kuda-kuda ini pertama kali dibawa ke pulau oleh para penakluk Spanyol dan kini mereka berkeliaran di jalan-jalan sempit, mencari makanan di tempat sampah, dan memasuki kebun-kebun. Mereka bahkan sering terlihat berdiri di depan toko-toko, menggunakan kuku mereka untuk merusak pipa demi mendapatkan air minum, serta memperkenalkan diri kepada para wisatawan yang terkejut di pantai pasir putih.

library_books Wsj