Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa Indonesia kembali mencetak surplus neraca perdagangan sebesar USD4,3 miliar pada bulan Mei 2025. Surplus ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu April 2025, yang hanya mencatat surplus sebesar USD0,16 miliar.
Menurut data yang dirilis, nilai ekspor Indonesia pada Mei 2025 mencapai USD24,61 miliar. Angka ini meningkat sebesar 9,68% jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan yang sama di tahun 2024. Di sisi lain, nilai impor juga mengalami peningkatan, mencapai USD20,31 miliar, yang meningkat 4,14% dibandingkan Mei 2024.
Dari data ini, dapat disimpulkan bahwa Indonesia telah mencatatkan surplus neraca perdagangan selama 61 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Hal ini menunjukkan kinerja positif dalam sektor perdagangan luar negeri Indonesia.
Negara-negara yang menjadi penyumbang surplus terbesar bagi Indonesia selama periode Januari hingga Mei 2025 adalah Amerika Serikat, India, dan Filipina. Ini menunjukkan adanya hubungan perdagangan yang baik antara Indonesia dan ketiga negara tersebut.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai neraca perdagangan dan analisis pasar, pemirsa dapat menyaksikan program Market Review yang dipandu oleh Prasetyo Wibowo pada Senin, 4 Juli 2025, pukul 21.00 – 21.30 WIB. Program ini dapat disaksikan secara langsung di IDX Channel melalui berbagai saluran televisi dan juga dapat ditonton melalui LIVE STREAMING di situs resmi IDX Channel dan aplikasi IDX Channel TV.
neraca perdagangan surplus ekspor impor Indonesia