Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ketamin: Penggunaan dan Dampaknya di Jerman

Ketamin, sebuah zat yang belakangan ini menjadi perhatian publik, terutama setelah kematian bintang serial "Friends", Matthew Perry, diketahui sering menggunakan zat ini. Diskusi mengenai penggunaan Ketamin juga mencuat seiring dengan kabar tentang miliarder teknologi Elon Musk. Dr. Felix Betzler dari Berliner Charité menyatakan bahwa berdasarkan studi di Berlin, Ketamin sudah menjadi salah satu dari empat obat club yang paling banyak digunakan enam tahun yang lalu. Popularitasnya semakin meningkat sejak saat itu.

Namun, angka pasti mengenai berapa banyak orang di Jerman yang mengonsumsi Ketamin sulit untuk ditentukan. Ketamin sering kali digolongkan bersama dengan zat-zat lain dalam kelompok "New Psychoactive Substances" (NPS). Menurut data dari Bundeskriminalamt (BKA), NPS adalah berbagai jenis narkoba yang umumnya dibuat secara sintetis.

Berdasarkan survei terbaru, 1,3 persen dari mereka yang berusia antara 18 hingga 59 tahun dan 0,1 persen dari remaja berusia 12 hingga 17 tahun mengonsumsi NPS dalam kurun waktu 12 bulan terakhir. Namun, jumlah sebenarnya mungkin lebih tinggi karena tidak ada studi nasional yang mewakili populasi terkait ketergantungan atau penyalahgunaan NPS. Data mengenai peredaran gelap NPS juga tidak tersedia baik di tingkat Eropa maupun di Jerman.

Dalam statistik terkait kematian akibat narkoba yang disusun oleh BKA, zat-zat seperti cannabinoid sintetis, opioid sintetis, Ketamin, dan "NPS lainnya" dicatat secara terpisah. Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 2.227 orang di Jerman meninggal dunia akibat penggunaan zat ilegal. Dari jumlah tersebut, 90 kematian terkait dengan zat yang disebutkan, dan Ketamin terdeteksi dalam 47 kasus.

Menurut informasi dari BKA, sebagian besar bahan baku untuk produksi produk NPS berasal dari China dan India, yang kemudian dikirim ke Eropa melalui jalur pos. Ketamin dan berbagai NPS lainnya terus menjadi tantangan bagi kesehatan masyarakat dan penegakan hukum di Jerman.

library_books Tagesschau