Sebanyak 293 Calon Perwira Remaja Akademi Angkatan Udara (Capaja AAU) 2025 mengikuti pembekalan khusus yang diberikan oleh Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, IPM, ASEAN Eng. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Sabang Merauke, Ksatrian AAU, pada hari Senin, 30 Juni 2025.
Pembekalan ini dibuka oleh Gubernur AAU, Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., MDS. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas kehadiran Rektor ITB. "Kehadiran Bapak Rektor menjadi kehormatan dan inspirasi besar bagi para Capaja yang sebentar lagi akan menyelesaikan masa pendidikannya," ujar Gubernur.
Rektor ITB, Prof. Tatacipta, dalam pemaparannya menekankan pentingnya memahami tantangan dan peluang yang ada di era Revolusi Industri 4.0. Era ini menggabungkan teknologi dengan dunia fisik, sehingga para calon perwira harus siap menghadapi perubahan. Ia menjelaskan beberapa teknologi kunci seperti robotika, kecerdasan buatan (AI), big data, dan machine learning. Menurutnya, perubahan teknologi ini telah mempengaruhi berbagai aspek, termasuk pola hidup, ekonomi, serta sektor pertahanan dan kedirgantaraan.
"Perkembangan teknologi sangat cepat, dan para calon perwira TNI AU harus siap hidup berdampingan dengan perkembangan tersebut," kata Prof. Tatacipta.
Di akhir pembekalan, ia mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dan mengurangi ego pribadi. "Kunci bertahan bukan hanya pengetahuan, tetapi juga kemampuan untuk terus belajar, meninggalkan hal yang usang, dan mempelajari kembali hal baru," tegasnya.
Melalui kegiatan ini, AAU berkomitmen untuk membentuk pemimpin masa depan TNI AU yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH). Ini merupakan inisiatif dari Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.
Turut hadir dalam acara tersebut Wagub AAU Marsma TNI Meka Yudanto, S.Sos., M.A.P., serta para pejabat AAU dan seluruh Capaja AAU 2025.
Dengan pembekalan ini, diharapkan para calon perwira dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih baik.
Rektor ITB AAU 2025 pembekalan teknologi kolaborasi