Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ribuan Orang Hadiri Parade Pride di Budapest Meski Ada Ancaman Hukum

Ribuan orang berkumpul di Budapest, Hungaria, pada hari Sabtu untuk merayakan Parade Pride, meskipun pemerintah mengeluarkan ancaman hukum terhadap mereka. Parade ini menjadi simbol perjuangan hak asasi bagi komunitas LGBTQ di negara tersebut.

Parade ini dihadiri oleh puluhan ribu orang, yang menunjukkan bahwa mereka tetap berani untuk mengekspresikan diri meskipun ada tekanan dari pemerintah. Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, beserta para politisi nasionalis konservatif lainnya, telah berusaha untuk membatasi hak-hak LGBTQ. Mereka telah mengeluarkan undang-undang baru yang dikenal sebagai "undang-undang perlindungan anak" yang melarang semua materi yang dianggap mempromosikan homoseksualitas.

Polisi juga menerapkan larangan terhadap parade ini, mengancam para peserta dengan denda hingga €500 atau sekitar 8 juta rupiah. Selain itu, para penyelenggara acara juga bisa menghadapi hukuman penjara selama satu tahun. Meskipun risiko ini, banyak orang tetap memilih untuk hadir dan menunjukkan dukungan mereka.

Para peserta parade menyatakan bahwa ini adalah tentang hak fundamental semua orang. Dengan berkumpul dan menyuarakan dukungan, mereka ingin mengingatkan semua orang bahwa hak asasi manusia berlaku untuk semua, tanpa memandang orientasi seksual.

Kehadiran ribuan orang dalam Parade Pride ini menunjukkan bahwa semangat untuk perjuangan hak LGBTQ di Hungaria tetap hidup, meskipun ada berbagai hambatan dari pemerintah. Ini adalah momen penting bagi komunitas LGBTQ dan para pendukungnya, menunjukkan bahwa mereka tidak akan menyerah dalam memperjuangkan hak-hak mereka.

library_books Bbcnews