Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ilmuwan Prediksi Kesadaran Manusia Bisa Diupload ke Komputer

Dr. Dobromir Rahnev, seorang ilmuwan kognitif terkemuka, mengungkapkan bahwa mengupload kesadaran manusia ke dalam komputer suatu saat nanti bisa menjadi kenyataan. Namun, ia menegaskan bahwa saat ini kita masih "jauh dari" pencapaian tersebut yang sering disebut sebagai digital immortality atau keabadian digital.

Konsep ini, yang dikenal dengan nama mind uploading, akan menciptakan salinan digital sempurna dari otak manusia yang bisa hidup selamanya dalam dunia simulasi. Untuk mewujudkan hal ini, para ilmuwan perlu memetakan semua 86 miliar neuron di otak manusia beserta triliunan koneksi sinapsisnya. Mereka juga harus mensimulasikan bagaimana neuron-neuron ini berinteraksi dan berubah seiring waktu.

Hingga saat ini, para peneliti baru berhasil memetakan struktur otak secara lengkap dari lalat buah, yang hanya memiliki sekitar 100.000 neuron. Bayangkan betapa rumitnya pekerjaan untuk otak manusia!

Selain itu, kebutuhan komputasi untuk mensimulasikan otak manusia dalam waktu nyata sangatlah besar. Para ahli memperkirakan bahwa untuk mensimulasikan satu otak manusia, dibutuhkan kekuatan komputasi exascale, yang saat ini masih jarang tersedia. Kesadaran yang diupload harus mampu memproses informasi yang sama seperti yang dilakukan oleh otak biologis kita setiap detik, mulai dari kenangan, emosi, hingga pengalaman sensorik.

Beberapa perusahaan, seperti Neuralink yang didirikan oleh Elon Musk dan OpenAI, sedang mengembangkan teknologi antarmuka otak-komputer yang mungkin suatu saat dapat mengarah pada mind uploading. Sistem awal ini fokus pada pembacaan sinyal neural dan menerjemahkannya menjadi perintah digital, yang menjadi dasar untuk metode transfer kesadaran yang lebih maju di masa depan.

Jika berhasil, mind uploading bisa menawarkan keabadian digital di mana kesadaran kita akan terus ada setelah kematian fisik. Kita bisa merasakan segala hal yang mungkin terjadi di dunia nyata, seperti makan, berkendara, atau bermain olahraga—ditambah dengan hal-hal yang tidak mungkin seperti terbang, berjalan melalui dinding, atau menjelajahi planet asing. Satu-satunya batasan adalah apa yang bisa disimulasikan secara realistis oleh sains.

Meski begitu, ada satu hal yang masih menjadi misteri besar, yaitu kesadaran itu sendiri. Para ilmuwan hingga kini belum sepenuhnya memahami apa yang menciptakan kesadaran diri, sehingga hampir tidak mungkin untuk mereplikasi secara digital. Sampai kita memecahkan misteri kesadaran manusia, mind uploading tetap menjadi kemungkinan teoritis yang menarik, bukan kenyataan yang semakin dekat.

library_books Tech