Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Hizbullah Siap Dukung Iran Melawan Ancaman Israel dan AS

Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, mengungkapkan kesiapannya untuk mendukung Iran dalam menghadapi ancaman dari Israel dan Amerika Serikat (AS). Dalam pernyataannya yang dilansir dari Xinhua pada Jumat, 20 Juni 2025, Qassem menegaskan, "Hizbullah akan bertindak secara tepat" dalam situasi yang semakin memanas ini.

Hizbullah adalah kelompok militan yang berpusat di Lebanon selatan. Mereka dikenal sebagai salah satu kelompok yang paling kuat di kawasan tersebut. Bersama dengan Hamas di Palestina dan Houthi dari Yaman, Hizbullah merupakan sekutu dekat Iran. Ini menunjukkan adanya aliansi yang kuat di antara kelompok-kelompok tersebut dalam melawan Israel dan pengaruh AS di Timur Tengah.

Naim Qassem juga memuji Iran sebagai pembela bagi kaum tertindas dan sebagai pendukung utama gerakan perlawanan melawan Israel. Ia menekankan pentingnya solidaritas di antara negara-negara dan kelompok-kelompok yang merasa terancam oleh kebijakan luar negeri AS dan Israel, khususnya dalam konteks konflik yang berkepanjangan di Palestina dan Lebanon.

Situasi di Timur Tengah terus berkembang dan berbagai pernyataan dari pemimpin-pemimpin militer seperti Qassem menunjukkan adanya potensi untuk meningkatnya ketegangan. Hizbullah, dengan dukungan Iran, berkomitmen untuk melawan setiap ancaman yang dirasakan dari Israel dan sekutunya.

Perkembangan ini menjadi perhatian tidak hanya bagi negara-negara di kawasan, tetapi juga bagi dunia internasional, yang menyaksikan bagaimana konflik ini dapat mempengaruhi stabilitas di Timur Tengah.

library_books Idx Channel