Pada malam hari, serangan roket Iran terhadap kota-kota di Israel kembali terjadi. Menurut laporan dari petugas medis, delapan orang dilaporkan tewas dan 92 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Seorang juru bicara Israel juga menyatakan bahwa total jumlah orang yang tewas akibat serangan sejak hari Jumat telah mencapai 24 orang, dengan hampir 600 orang terluka.
Di tengah situasi yang semakin memburuk, pemerintah Israel memberikan peringatan kepada warganya yang terjebak di luar negeri. Mereka diimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke Larnaka, Siprus, atau Athena, Yunani, dengan harapan bisa segera pulang. Hal ini dikarenakan ruang udara Israel akan tetap ditutup untuk penerbangan dalam waktu dekat akibat serangan roket dari Iran.
Militer Israel menyatakan bahwa mereka telah berhasil menghancurkan sepertiga dari fasilitas peluncuran roket di Iran. Dengan menggunakan lebih dari 50 pesawat tempur, lebih dari 120 lokasi peluncuran roket telah dihancurkan. Juru bicara militer, Effie Defrin, menyebutkan bahwa ini adalah langkah besar untuk mengurangi ancaman dari roket-roket yang diluncurkan dari Iran.
Namun, serangan balasan dari Israel juga mengakibatkan kerugian di Iran. Dilaporkan bahwa sebuah klinik di kota Kermanshah, Iran, terkena dampak serangan udara Israel. Media Iran melaporkan bahwa rumah sakit tersebut terkena serangan saat situasi semakin tegang antara kedua negara.
Sejak dimulainya serangan besar-besaran Israel pada hari Jumat, lebih dari 224 orang di Iran dilaporkan tewas, dan hampir 1.300 lainnya mengalami luka-luka. Informasi ini disampaikan oleh seorang perwakilan dari Kementerian Kesehatan Iran melalui akun media sosial mereka.
Di tengah ketegangan ini, dilaporkan juga bahwa seorang pria di Iran telah dieksekusi karena diduga menjadi mata-mata untuk badan intelijen Israel, Mossad. Ini menjadi eksekusi ketiga dalam beberapa minggu terakhir terkait dengan tuduhan spionase untuk Israel.
Situasi ini menunjukkan betapa seriusnya konflik antara Israel dan Iran, yang telah menimbulkan banyak korban jiwa dan menambah ketegangan di kawasan tersebut.
Iran Israel serangan roket korban jiwa kesehatan